Dialek SAD Diambang Kepunahan
dialek asli Suku Anak Dalam saat ini berada diambang kepunahan.
Penulis: Teguh Suprayitno | Editor: Deddy Rachmawan
Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Bagian Penerjemahan Bahasa Provinsi Jambi Saprudin mengatakan, dialek asli Suku Anak Dalam saat ini berada diambang kepunahan.
Menurutnya banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Hutan di Jambi yang semakin sempit akibat dibatat perambah, membuat warga SAD kehilangan rumah dan sumber pangan, sehingga mereka harus keluar hutan untuk bertahan hidup.
Keadaan tersebut membuat SAD bertemu dengan orang luar, dan secara perlahan mereka akan terbiasa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa melayu yang umumnya digunakan masyarakat Jambi. Praktis bahasa asli mereka lambat laun akan menggilang, karena tak lagi digunakan.
“Tempat tinggal mereka di hutan semakin sempit, menuntut mereka berimigrasi keluar, akhirnya secara perlahan membuat mereka mulai jarang menggunakan dialek kubu,” kata Saprudin, saat ditemui beberapa waktu lalu.