Advertorial
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng MUI, Perkuat Perlindungan Tenaga Keagamaan
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batanghari terus memperkuat upaya peningkatan literasi jaminan sosial melalui kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng MUI, Perkuat Perlindungan Tenaga Keagamaan
JAMBI - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batanghari terus memperkuat upaya peningkatan literasi jaminan sosial melalui kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi yang dilaksanakan pada Senin (20/4) di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batanghari. Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur tenaga keagamaan, di antaranya pembina, pengawas, petugas da’i, guru DTA, PAMI, serta pegawai syara. Dalam kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batanghari menyampaikan berbagai pembaruan informasi terkait program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja sektor keagamaan.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan jaminan kematian secara simbolis kepada ahli waris peserta. Santunan sebesar Rp42 juta diberikan kepada ahli waris almarhum Budi Setia Nasution, yang semasa hidupnya mengabdikan diri sebagai Bilal di Kabupaten Batanghari.
Selanjutnya, santunan jaminan kematian sebesar Rp126 juta juga diserahkan kepada ahli waris almarhum Hermansah, yang semasa hidupnya aktif sebagai Guru PAMI, Guru DTA, serta Khatib di Kabupaten Batanghari. Penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dan manfaat langsung bagi peserta dan keluarganya.
Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis program yang tersedia, mekanisme kepesertaan, serta manfaat perlindungan yang dapat dirasakan, khususnya bagi tenaga keagamaan yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh sistem jaminan sosial formal. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para da’i dan tenaga keagamaan lainnya dapat turut serta mendukung program Gerakan Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai momentum kegiatan keagamaan di masjid, seperti ceramah, pengajian, dan kegiatan keumatan lainnya,” ujar Pio Susandi selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batanghari.
Dengan keterlibatan aktif para tokoh agama, diharapkan pesan mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi dan memiliki jaminan atas risiko sosial ekonomi di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, menegaskan bahwa sinergi dengan tokoh agama merupakan strategi efektif dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal. “Keterlibatan tokoh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan, pesan tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial dapat diterima dengan lebih baik dan menyentuh kesadaran masyarakat secara luas. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar semakin banyak pekerja, termasuk tenaga keagamaan, mendapatkan perlindungan yang layak,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Hhhhuiii.jpg)