Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Advertorial

Rumah BUMN Jambi Bekali UMKM dan Driver Ojek Online Melek Finansial

Rumah BUMN Jambi menggelar pelatihan bertajuk Edukasi Keuangan Kepada UMKM dan Driver Ojek Online pada Senin, 17 September 2025

Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Rumah BUMN
Rumah BUMN Jambi menggelar pelatihan bertajuk Edukasi Keuangan Kepada UMKM dan Driver Ojek Online pada Senin, 17 September 2025 di Kantor Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rumah BUMN Jambi menggelar pelatihan bertajuk Edukasi Keuangan Kepada UMKM dan Driver Ojek Online pada Senin, 17 September 2025 di Kantor Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Jambi dan driver Gojek. Acara dibuka oleh Camat Jelutung yang diwakilkan oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum, Bapak Yusril Martinus, S.E., serta dihadiri oleh Manajer Rumah BUMN Jambi, Bapak Yeri Pranata.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Bapak M. Arjun, S.M., M.M. dengan materi perencanaan keuangan, Bapak Bimo Wijaya, S.Ak., CTL., BKP dengan materi perpajakan UMKM, serta Bapak Alfian Zainul Akbar, M.B.A. dari Gojek yang menyampaikan materi pemanfaatan teknologi digital.

Rumah BUMN Jambi menyadari bahwa pelaku UMKM dan driver ojek online merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, masih banyak yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, keterbatasan pemahaman perpajakan, serta pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal. 

Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN berkomitmen memberikan pembekalan praktis agar UMKM dan driver dapat meningkatkan profesionalisme, memperluas pasar, dan menjaga keberlanjutan usaha.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM dan driver ojek online, mendorong kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, serta memperluas pemanfaatan platform digital seperti Gojek dan GoFood.

Baca juga: Sadis! Korban KKB Papua Ditemukan Mengambang dan Diikat di Mesin, Polisi: Persulit Upaya Pencarian

Baca juga: Ulat Jatuh dari Sayur Menu MBG Siswa SMKN 2 Kota Jambi, Untung Saja Langsung Lapor

 Selain itu, acara ini menjadi sarana interaksi antara pelaku usaha, praktisi keuangan, dan pemerintah daerah guna membangun ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Dalam sambutannya, Bapak Yusril Martinus menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya nyata peningkatan kapasitas pelaku usaha.

 “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi menjadi langkah nyata bagi UMKM dan driver untuk mengelola usaha secara lebih profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Bapak M. Arjun menyoroti pentingnya manajemen keuangan yang terencana.

“Perencanaan keuangan yang baik adalah pondasi keberhasilan usaha. Tanpa perencanaan yang matang, pelaku usaha akan kesulitan menghadapi tantangan,” jelasnya.

Sementara itu, Bapak Bimo Wijaya menambahkan pentingnya kesadaran pajak bagi UMKM. “Kepatuhan pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kontribusi nyata UMKM terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dari sisi digitalisasi, Bapak Alfian Zainul Akbar mendorong peserta memanfaatkan ekosistem Gojek untuk memperluas pasar. “GoFood dan ekosistem Gojek membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan daya saing,” tuturnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah pertanyaan kritis disampaikan peserta. Salah satunya mengenai peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendukung literasi keuangan UMKM

“Bagaimana cara OJK sejauh ini memberikan literasi keuangan untuk UMKM?” tanya satu peserta.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved