Advertorial

Tim PPM FEB UNJA Beri Pelatihan Akuntansi di Kelurahan Olak Kembang

Tujuan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan para pelaku usaha makanan ringan dalam

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Tim PPM FEB UNJA Beri Pelatihan Akuntansi di Kelurahan Olak Kembang 

TRIBUNJAMBI.COM - Telah dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pelaksana Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jambi dengan tema Pelatihan Akuntansi Biaya Produksi untuk Usaha Makanan Ringan Rumahan Berbasis Komunitas di Kelurahan Olak Kemang,Kamis (7/8/25)

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang dihadiri oleh Lurah, Staff  dan UMKM Masyarakat Olak Kemang.

Tujuan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan para pelaku usaha makanan ringan dalam mengelola biaya produksi secara tepat.

"Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menghitung biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead secara lebih terstruktur sehingga dapat menentukan harga jual yang sesuai dan berdaya saing di pasar",kata kerja Tim PPM Muhammad Ridwan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan sederhana berbasis akuntansi biaya produksi sebagai alat kontrol usaha. 

Dengan keterampilan tersebut, para pelaku usaha dapat lebih mudah mengevaluasi efisiensi produksi, mengurangi pemborosan, serta meningkatkan keuntungan usaha.

Pada akhirnya, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi komunitas lokal melalui pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Baca juga: Tim PPM FEB UNJA, Latih Staf Kantor Lurah Olak Kemang 

Sebagai Ketua tim pengabdian yakni Muhammad Ridwan, S.E., M.Sc dosen jurusan Akuntansi dengan anggota. Misni Erwati, S.E., M.Si., Dr. Ratih Kusumastuti, S.E., M.M., M.Si., Ak., CA, Lutfi, S.E., M.Sc. dan Nyimas Dian Maisyarah, S.E., M.S., Ak.

Ketua tim Pengabdian Muhammad Ridwan, S.E., M.Sc menjelaskan bahwa Pentingnya dilaksanakan kegiatan pengabdian ini terletak pada kebutuhan para pelaku usaha makanan ringan rumahan untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengelola biaya produksi.

"Selama ini, banyak usaha kecil yang masih menentukan harga jual hanya berdasarkan perkiraan tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya, sehingga berisiko menurunkan keuntungan atau bahkan menyebabkan kerugian", ungkapnya

Dengan adanya pelatihan akuntansi biaya produksi, para pelaku usaha dapat menyusun pencatatan keuangan sederhana yang membantu mereka mengetahui struktur biaya secara jelas dan akurat.
 
Menurut M.Ridwan kegiatan ini penting sebagai upaya pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Kelurahan Olak Kemang.

Melalui keterampilan pengelolaan biaya produksi, usaha makanan ringan rumahan tidak hanya mampu meningkatkan daya saing, tetapi juga dapat berkembang menjadi usaha yang lebih berkelanjutan. 

Hal ini pada akhirnya akan mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, memperluas peluang kerja di lingkungan sekitar, serta memperkuat perekonomian lokal melalui usaha kecil yang lebih profesional.

Materi “Pelatihan Akuntansi Biaya Produksi untuk Usaha Makanan Ringan Rumahan Berbasis Komunitas di Kelurahan Olak Kemang” berfokus pada pemahaman dasar mengenai komponen biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead.

Peserta akan diajarkan bagaimana cara mencatat dan menghitung setiap komponen tersebut secara sederhana namun tepat, sehingga dapat diketahui total biaya produksi per unit produk. Dengan demikian, mereka dapat menentukan harga jual yang tidak hanya menutupi biaya tetapi juga memberikan keuntungan yang layak.

Materi juga mencakup praktik penyusunan pencatatan akuntansi biaya secara sederhana yang mudah diterapkan dalam usaha kecil rumahan.

Peserta akan diberikan contoh format pencatatan dan simulasi perhitungan harga pokok produksi untuk berbagai jenis makanan ringan.

Dengan bekal keterampilan ini, diharapkan para pelaku usaha mampu meningkatkan efisiensi produksi, meminimalisir pemborosan, serta membuat keputusan usaha yang lebih rasional dan berorientasi pada keberlanjutan.

Lurah Olak Kemang Hendri, S.E mengapresiasi kegiatan pengabdian dengan memfasilitasi kegiatan pengabdian sehingga berjalan lancar.

Pelaksanaan Pelatihan Akuntansi Biaya Produksi untuk Usaha Makanan Ringan Rumahan Berbasis Komunitas di Kelurahan Olak Kemang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan para pelaku usaha dalam mengelola keuangan usahanya. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai pencatatan biaya produksi, para peserta dapat menetapkan harga jual produk secara lebih tepat, mengendalikan pengeluaran, serta meningkatkan keuntungan usaha.

Lebih jauh, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi individu pelaku usaha, tetapi juga bagi komunitas secara keseluruhan.

Melalui penguatan kapasitas usaha rumahan, diharapkan tumbuh kemandirian ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, pengabdian ini dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved