Berita Batang Hari
Kasus TBC di Batang Hari Capai 280 hingga Juli 2025, Dinkes Minta Warga Waspada
Dinkes Batanghari mencatat sebanyak 280 kasus Tuberkulosis (TBC) hingga akhir Juli 2025. Data tersebut tercatat melalui Sistem Informasi Tuberkulosis
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang Hari mencatat sebanyak 280 kasus Tuberkulosis (TBC) hingga akhir Juli 2025.
Data tersebut tercatat melalui Sistem Informasi Tuberkulosis yang terus diperbarui secara berkala.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batang Hari, Wendrawati, menjelaskan bahwa sistem ini tidak hanya mencatat jumlah kasus, tetapi juga memantau perkembangan pasien, termasuk tingkat kesembuhan.
"Data TBC bisa berubah kapan saja karena terus diperbarui oleh sistem. Namun, berdasarkan data terakhir, tercatat ada 280 kasus," ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Terkait wilayah penyebaran, Wendrawati menyebut pihaknya tidak bisa merinci jumlah kasus per kecamatan.
Hal ini karena perbedaan jumlah penduduk membuat perbandingan antarwilayah menjadi tidak seimbang.
"Namun sejauh ini, wilayah kerja Puskesmas Bathin mencatat angka cukup tinggi. Dari target 19 kasus, sudah ditemukan 8 kasus. Selain itu, kasus juga banyak ditemukan di Sungai Rengas dan Muara Bulian," ungkapnya.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala TBC.
Jika ada anggota keluarga, termasuk anak-anak, yang menunjukkan gejala, segera periksakan ke puskesmas terdekat agar mendapat penanganan sejak dini.
Baca juga: Perkuat Keimanan Personil, Polda Jambi Gelar Khotmil Quran di Masjid Agung Alfalah
Baca juga: Rakercab GAPKI Jambi, Perkuat Organisasi Dukung Pemerintah Daerah
Baca juga: SIAPA Farah? Wanita Terakhir yang Temui Arya Daru di GI Sebelum Tewas di Kosan, Polisi: Itu Privasi
| Target Swasembada Pangan, Petani Pasar Terusan Lakukan Musim Tanam Dua Kali |
|
|---|
| Usai Kemacetan Panjang, Jalan Tembesi Menuju Sarolangun Lancar |
|
|---|
| Truk Batu Bara Patah As, Tembesi–Sarolangun Macet 17 Jam |
|
|---|
| Kolaborasi Nasional Dicanangkan, Fadhil Arief Tekankan Peran Daerah dan Guru |
|
|---|
| 4 Kecamatan di Batang Hari Jadi Prioritas Distribusi 1.000 Dosis Vaksin PMK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/03052024-Wendrawati.jpg)