Berita Nasional
Polisi Dihabisi Polisi saat Pesta di Villa, Celah Waktu Satu Jam tanpa CCTV dan Saksi
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa tiga orang tersangka
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, LOMBOK – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) merilis hasil penyelidikan atas kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam yang ditemukan meninggal dunia di Gili Trawangan, Lombok Utara.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Dua dari tersangka tersebut merupakan anggota kepolisian, yakni Kompol YG dan IPDA HC.
Seorang perempuan yang berada di lokasi kejadian juga turut ditetapkan sebagai tersangka.
Brigadir Nurhadi ditemukan tak bernyawa di Villa Tekek, Gili Trawangan, setelah menghadiri pesta bersama atasan dan seorang wanita.
Kombes Pol Syarif Hidayat menjelaskan bahwa korban bersama dua tersangka dan dua wanita berangkat ke Gili Trawangan dalam rangka berlibur.
"Dari penjelasannya yang satu mereka (tersangka dan korban) ke sana (Gili Trawangan) untuk happy-happy dan pesta," tegas Syarif.
Sesampainya di villa tempat mereka berpesta, korban disebut telah mengonsumsi zat yang diidentifikasi sebagai obat penenang.
Namun, terdapat celah waktu satu jam antara pukul 20.00 hingga 21.00 WITA di mana tidak ada saksi maupun rekaman CCTV yang merekam kejadian, sehingga bagian waktu ini diduga kuat menjadi momen terjadinya tindakan kekerasan terhadap korban.
"Sehingga space waktu ini patut diduga tempat terjadinya (pencekikan) seperti yang disampaikan seperti hasil ekshumasi karena ada faktor sebelumnya diberikan sesuatu yang seharusnya tidak dikonsumsi tapi dikonsumsi," kata Syarif.
Sempat Goda Perempuan
Sebelum kejadian, Nurhadi sempat menggoda salah satu perempuan yang ikut dalam rombongan tersebut, yang merupakan kenalan dari salah satu tersangka.
"Ini dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP," jelasnya.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa kamera pengawas di lokasi hanya terpasang di pintu masuk, dan tidak ada rekaman yang hilang.
Hasil autopsi menunjukkan adanya luka akibat pukulan benda tumpul serta tanda-tanda cekikan di tubuh korban.
| Pabrik Liquid Vape Mengandung Narkoba di Kamar Kos Taman Sari Digerebek Polisi |
|
|---|
| Penjelasan Resmi Kemhan soal Isu RI Beli 42 Jet Tempur J-10 dari Cina |
|
|---|
| Megawati Soekarnoputri: Saya Lihat Ini Negara Makin Hari kayak Poco-Poco |
|
|---|
| Jambi Panen Besar Jika Kapal yang Melintasi Selat Malaka Dipajaki, Lebih Strategis dari Selat Hormuz |
|
|---|
| Rekam Jejak, Peran dan Modus DPO Pencuri Baterai Tower di 43 Lokasi, Termasuk Jambi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Brigadir-Nurhadi-05072025.jpg)