Sempat Terlunta di Budapest Imbas Perang, Mahasiswa S3 Asal Jambi Sudah Dapat Kepastian Penerbangan

Sempat tertahan beberapa haridi Budapest imbas perang Iran vs Israel dan amerika serikat (AS), mahasiswa S3 asal Jambi sudah dapat jadwal penerbangan

|
Editor: Suci Rahayu PK
Capture FB
Unggahan terkini soal mahasiswa S3 asal Jambi yang penerbangannya dibatalkan Qatar Airways imbas perang Iran vs Israel dan AS. Sore ini terbang ke Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sempat tertahan beberapa hari di Budapest imbas perang Iran vs Israel dan amerika serikat (AS), mahasiswa S3 asal Jambi sudah dapat jadwal penerbangan pulang.

Sebelumnya, penerbangan ASN di Provinsi Jambi bernama Eristian Wibisono yang tercatat sebagai mahasiswa S3 University of Pecs, Hungary, dibatalkan Qatar Airways imbas perang.

Setelah beberapa hari di Budapest imbas penerbangan dibatalkan pihak maskapai, akhirnya Eris mendapat kepastian.

Dijadwalkan, erisan, istri dan kedua anaknya akan terbang ke Indonesia nanti sore.

"Hari ini kami2 siap2 memulai perjalanan lagi. 

Mhon doanya dri teman2 agar kmi selamat smpai d Jakarta

Trimkasih ada banyak skali tanggapan sejak kmarin," tulis Eris di Messenger, Sabtu (28/6/2025) pagi.

Baca juga: Mahasiswa S3 Asal Jambi Terjebak di Budapest, Imbas Perang Penerbangan Dibatalkan Tanpa Kepastian

Baca juga: Update Perang Israel vs Iran, 610 Orang Tewas di Iran dan 28 Orang Tewas di Israel

Hampir 4 hari Eris dan keluarganya dalam ketidakpastian usai penerbangan Qatar Airways-nya dibatalkan pihak maskapai.

Dikutip dari laman Facebook Nenny Triana Qincy, rekan Eristian Wibisono menuliskan jika pihak Qatar Airways sudah memberikan solusi terkait kepulangan eris dan keluarga.

"Alhamdulillah dapat info dari teman kami Eris Wibisono sekeluarga bahwa sudah ada solusi dari Qatar Airways utk penerbangan kepulangan nya ke Indonesia ... Budapest - Doha - Jkt sore nanti... semoga lancar perjalanan dan selamat sampai di Indonesia (Jambi) Aamiin YRA... 

Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu ... terutama KBRI Budapest," tulis Nenny Triana Qincy.

Unggahan terkini soal mahasiswa S3 asal Jambi yang penerbangannya dibatalkan Qatar Airways imbas perang Iran vs Israel dan AS. Sore ini terbang ke Indonesia
Unggahan terkini soal mahasiswa S3 asal Jambi yang penerbangannya dibatalkan Qatar Airways imbas perang Iran vs Israel dan AS. Sore ini terbang ke Indonesia (Capture FB)

Sebelumnya, mahasiswa S3 sekaligus ASN di Provinsi Jambi, terimbas konflik antara Iran dan Israel atau Amerika Serikat (AS).

Mahasiswa University of Pecs, Hungary, asal Kota Jambi itu bernama Eristian Wibisono.

Di laman sosial medianya, Eris menuliskan jika dia dan istrinya merupakan pegawai negeri sipil di Jambi.

Dikutip dari unggahannya di akun Facebook Eris Wibisono, dia menuliskan permintaan bantuan terbuka.

Dalam unggahannya Eris menulis jika saat ini dia bersama istri dan dua anaknya dalam ketidakpastian di Budapest.

"Saat ini, kami masih belum menerima konfirmasi mengenai penerbangan kami dari Budapest ke Doha ke Jakarta, yang dibatalkan oleh Qatar Airways pada 24 Juni 2025, akibat perang antara Iran dan Israel/AS, yang menyebabkan kekacauan di Doha. Akibatnya, penerbangan kami pada hari itu dibatalkan oleh Qatar Airways."

Penerbangan Eris seharusnya Qatar Airways dengan kode penerbangan  QR200 (Budapest - Doha) dan QR956 (Doha - Jakarta). 

"Pihak manajemen Qatar Airways di Bandara Budapest memberitahu kami untuk menunggu instruksi lebih lanjut dari kantor pusat Qatar Airways. Mereka tidak dapat mengambil tindakan lebih lanjut."

Baca juga: Mahasiswa Asal Merangin Tewas Kecelakaan di Sarolangun Jambi

Baca juga: Update Tol Jambi Betung-Tempino 170,73 Km dengan 5 Simpang Susun, Seksi 4 Hampir 90 Persen

Unggahan Eristian Wibisana, mahasiswa S3 asal Jmabi yang terjebak di Budapest tanpa kepastian, imbas perang Iran vs Israel/AS. Penerbangan dibatalkan Qatar Airways
Unggahan Eristian Wibisana, mahasiswa S3 asal Jmabi yang terjebak di Budapest tanpa kepastian, imbas perang Iran vs Israel/AS. Penerbangan dibatalkan Qatar Airways (Capture FB)

Pada unggahannya Eris menuliskan jika dia dan keluarganya tinggal sementara di Budapest dan ini sudah masuk hari ketiga.

Dia juga mengaku tidak tahu kapan ketidakpastian terkait penerbangannya akan berakhir.

Selengkapnya, berikut uanggahan Eristian Wibisono.

PERMOHONAN BANTUAN TERBUKA 

Halo teman-teman, saya *Eristian*, mahasiswa S3 di University of Pecs, Hungary, asal Kota Jambi, Provinsi Jambi

Kami (istri saya, kedua anak kami, dan saya) membutuhkan bantuan dari teman-teman (atau pihak terkait lainnya). Saat ini, kami masih belum menerima konfirmasi mengenai penerbangan kami dari Budapest ke Doha ke Jakarta, yang dibatalkan oleh Qatar Airways pada 24 Juni 2025, akibat perang antara Iran dan Israel/AS, yang menyebabkan kekacauan di Doha.

 Akibatnya, penerbangan kami pada hari itu dibatalkan oleh Qatar Airways.  

Nomor penerbangan tersebut adalah QR200 (Budapest - Doha) dan QR956 (Doha - Jakarta). 

Pihak manajemen Qatar Airways di Bandara Budapest memberitahu kami untuk menunggu instruksi lebih lanjut dari kantor pusat Qatar Airways. Mereka tidak dapat mengambil tindakan lebih lanjut. 

Selain itu, maskapai belum menyediakan bantuan akomodasi/kompensasi, sehingga kami harus menangani semuanya sendiri. 

Ada pernyataan dari manajemen Qatar di Bandara Budapest yang menyarankan kami untuk menyimpan semua bukti pembayaran untuk biaya yang dikeluarkan. 

Kami mengasumsikan bahwa semua biaya yang kami keluarkan dapat diklaim nanti. Namun, belum ada pernyataan resmi mengenai hal ini dari kantor pusat Qatar Airways di Doha.  

Hari ini adalah hari ketiga kami tinggal sementara di Budapest, menyewa apartemen secara mandiri, memenuhi kebutuhan kami sendiri, dan menangani bagasi dalam jumlah banyak yang seharusnya sudah tiba di kota asal kami. 

Sejauh ini, saya dapat mengelola ini dengan banyak dukungan dari teman-teman mahasiswa dan rekan diaspora yang tinggal di Budapest dan Pecs. 

Namun, kami membutuhkan bantuan dari pihak yang dapat membantu kami (secara teknis) untuk membantu memastikan penerbangan kami dari Budapest ke Doha ke Jakarta
Kami tidak tahu kondisi seperti ini akan berlangsung berapa lama lagi. 

Kami telah mencoba berbagai cara yang disarankan sejak hari pertama pembatalan penerbangan, seperti mengirim email, menghubungi akun WhatsApp resmi Qatar, dan menghubungi email layanan keluhan pelanggan “Tell Us”, tetapi responsnya sangat minimal. 

Kami juga telah memberitahu KBRI di Budapest tentang hal ini dan menerima respons positif. Namun, kami tidak dapat mengambil tindakan lebih lanjut saat ini kecuali menunggu konfirmasi dari Qatar Airways di Doha, bukan melalui perwakilan mereka di Budapest

Terima kasih atas bantuan sejauh ini dari sesama warga Indonesia di Hungaria. Kami juga berharap ada pihak di luar sana yang dapat memberikan bantuan teknis terkait penerbangan kami. 

Terima kasih banyak sebelumnya. Saya sangat menghargai bantuan apa pun yang dapat diberikan.  

Salam hormat,  
*Eristian Wibisono*

 

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Mahasiswa S3 Asal Jambi Terjebak di Budapest, Imbas Perang Penerbangan Dibatalkan Tanpa Kepastian

Baca juga: Prediksi Skor dan Statistik Meksiko vs Arab Saudi di Piala Emas CONCACAP 2025, Kick off 09.15 WIB

Baca juga: Update Perang Israel vs Iran, 610 Orang Tewas di Iran dan 28 Orang Tewas di Israel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved