Berita Jambi
Pemuda Asal Jambi di Balik Film Pendek Assignment yang Raih Penghargaan ASEAN-Japan Center
Di tahun 2025 ini, film pendek berjudul “Assignment” berhasil sabet berbagai penghargaan di kancah internasional.
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di tahun 2025 ini, film pendek berjudul “Assignment” berhasil sabet berbagai penghargaan di kancah internasional.
Film pendek ini meraih berbagai penghargaan seperti Film Terpilih pada Grifo Festival di Italia, Film Terbaik pada ASEAN-Japan Center, dan Film Terfavorit pada ASEAN-Japan Center.
Selain mengangkat isu satire soal perempuan yang bekerja. Film pendek “Assigment” juga hadir memperkenalkan budaya lokal Jambi ke mata dunia.
Baca juga: Sinopsis Squid Game Season 3 Episode 2, Petak Umpet Mematikan
Yusril Mahendra, Pemuda asal Jambi yang akrab di sapa Yusril merupakan sosok dibalik layar film “Assigement” ini.
Pemuda kelahiran 11 Oktober 1998 ini mulai memperlihatkan ketertarikannya pada dunia film sejak masih berada di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Meski tidak mengambil pendidikan khusus perfilman, Yusril yang aktif di Komunitas Roemah Tumbuh terus berkarya lewat garapan film pendek bersama teman-temannya.
“Dulu mulai dari YouTube dengan keterbatasan alat. Itu di tahun 2017,” kata dia pada Tribun Jambi, Kamis (26/6/2025).
Ia yang saat ini juga bekerja sebagai karyawan swasta di Kota Jambi, mengaku merasa tertantang setiap kali ikut menggarap dan memproduksi film pendek.
Baca juga: Sinopsis Squid Game Season 3 Episode 1, Kembali ke Permainan Mematikan
Yusril menceritakan bahwa film dokumenter pertamanya sempat mengalami penolakan. Namun, dari situlah ia terus mengasah bakatnya.
Di kampus, ia aktif memproduksi sejumlah film pendek bersama teman-teman unit mahasiswa.
Dari dana pribadi, ia turus aktif memproduksi karya melalu lensa kamera. Mengangkat cerita dan membawa pesan dari setiap karyanya.
Tidak hanya sebagai sutradara, di beberapa produksi film pendek Yusril juga ikut berperan sebagai kameramen, penulis hingga penata suara.
Dari Jambi, ia terus aktif memproduksi karya film pendek.
Berikut beberapa garapan film pendek Yusril Mahendra: Dibalik Medali Yang Usang (2016) sebagai Cameraman, CUBE (2018) sebagai Sutradara, Indonesia Tahu (2019) sebagai Penulis, Menari di Atas Kain Putih (2019) sebagai Sutradara, Batanghari Tak Pernah Ingkar Janji (2020) sebagai Penata Suara, Antena Radio (2020) sebagai Penulis, Mendayung Harapan (2022) sebagai Sutradara dan yang terbaru The Assignment (2024) sebagai Sutradara.
Baca juga: Sinopsis Squid Game Season 3, Pertaruhan Terakhir yang Penuh Darah dan Pengkhianatan
Sutradara Joko Anwar, menjadi salah satu tokoh yang menginspirasinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.