News

Viral Bocah SD di Sulawesi Tengah Menangis Minta Sekolah, Sang Ayah Lumpuh Tak Mampu Biayai

Galang Rawadang, siswa kelas 2 SDN 2 Wakai, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang viral setelah terekam memohon agar diizin

Ist
BOCAH SD VIRAL - Viral Bocah SD di Sulawesi Tengah Menangis Minta Sekolah, Sang Ayah Lumpuh Tak Mampu Biayai 

TRIBUNJAMBI.COM – Tangis pilu seorang bocah laki-laki pecah di depan rumah kayu sederhananya. Suaranya bergetar, mata sembab, dan kalimat yang terucap membuat siapa pun yang menyaksikan tak kuasa menahan haru.

“Pak, saya mau sekolah…”

Itulah permintaan tulus Galang Rawadang, siswa kelas 2 SDN 2 Wakai, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, yang viral setelah terekam memohon agar diizinkan tetap bersekolah.

Galang—yang akrab disapa Rawang—memohon kepada ayahnya, seorang penyandang disabilitas yang lumpuh dan tak memiliki penghasilan tetap, agar jangan menghentikan sekolahnya meski hidup dalam keterbatasan.

Dalam video yang dibagikan Winda Lestari melalui akun Facebook, Galang terlihat merengek dalam bahasa daerah. Ia berdiri di depan ayahnya yang hanya bisa duduk diam, pasrah.

“Berhenti sekolah ya, papa bilang berhenti. Gak ada uang papa ongkosin kamu lagi,” ujar sang ayah dalam video tersebut.

Kondisi keluarga yang serba kekurangan membuat sang ayah menyerah. Namun Galang tak ingin menyerah pada mimpinya.

Respons Warganet dan Harapan untuk Donasi

Video Galang dengan cepat menyebar dan menyentuh banyak hati. Warganet membanjiri kolom komentar dengan simpati, doa, dan ajakan membantu.

“Kita open donasi untuk belikan Galang baju sekolah dan sepatu. Mari meringankan beban orangtuanya,” tulis Winda, pengunggah pertama video tersebut.

Komentar warganet

“Maa syaa Allah, besar sekali keinginanmu untuk menuntut ilmu,” tulis @wiiynda

“Mana bupatinya? Kenapa kau biarkan wargamu begitu?” sindir @civil_war97

Kondisi Galang semakin sulit setelah kakak perempuannya diasuh orang lain karena ekonomi keluarga yang tak memungkinkan.

Meski hidup serba terbatas, Galang dikenal sebagai anak rajin, selalu datang paling pagi ke sekolah, dan tidak menyerah meski sering menjadi korban perundungan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved