Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

MEMANAS! Para Dukun Korea Selatan Ikut Bersaing Ramal Pemenang Pilpres Korsel

Lebih dari sepertiga dari total 44,39 juta pemilih tercatat telah menyalurkan hak suaranya dalam pilpres Korea Selatan kali ini.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
istimewa
BENDERA KOREA SELATAN - Pemilihan Presiden Korea Selatan mulai berlangsung hari ini. Para dukun mulai meramal pemenangnya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Korea Selatan secara resmi menyelenggarakan pemilihan presiden (Pilpres) pada Selasa (3/6/2025), menyusul gejolak politik yang dipicu oleh pemberlakuan darurat militer dan mencoreng wajah demokrasi di negeri Ginseng tersebut.

Pemungutan suara dilakukan selama dua hari.

Sebanyak 14.295 tempat pemungutan suara (TPS) dibuka mulai pukul 06.00 hingga 20.00 waktu setempat, tersebar di berbagai wilayah Korea Selatan.

Lebih dari sepertiga dari total 44,39 juta pemilih tercatat telah menyalurkan hak suaranya dalam pilpres kali ini.

Pemilu luar biasa ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Korsel, yang digelar di tengah krisis kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan nasional.

Hal ini terjadi usai Presiden Yoon Suk Yeol dimakzulkan akibat deklarasi darurat militer yang sempat mengejutkan dunia.

Beberapa kandidat yang berlaga dalam Pilpres kali ini meliputi Lee Jae Myung dari Partai Demokrat Korea, Kim Moon Soo dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP), Kwon Young Guk dari Partai Buruh Demokrat, Lee Jun Seok dari Partai Reformasi Baru, dan calon independen Song Jin Ho.

Setelah proses pemungutan suara selesai, penghitungan akan segera dimulai sekitar tengah malam dan diperkirakan rampung pada Rabu pagi (4/6/2025).

Di tengah proses demokrasi ini, praktik perdukunan atau shamanisme dilaporkan turut mewarnai suasana pemilu.

Perdukunan yang dikenal dengan istilah muism telah menjadi bagian dari tradisi Korea selama ribuan tahun.

Masyarakat, termasuk kalangan politisi, masih meyakini bahwa para dukun bisa memberikan petunjuk, mendatangkan keberuntungan, atau menangkal malapetaka.

Organisasi perdukunan terbesar di Korsel mencatat bahwa sekitar 300.000 orang masih mempraktikkan tradisi ini hingga kini.

Momentum Pilpres pun dimanfaatkan oleh para dukun dan praktisi spiritual untuk memprediksi hingga “mempersiapkan” siapa yang akan terpilih menjadi presiden berikutnya.

Salah satunya adalah Yang Su Bong, seorang mudang atau dukun perempuan tradisional Korea, yang mempercayai bahwa Lee Jae Myung dari Partai Demokrat Korea akan keluar sebagai pemenang.

"Sejak awal, saya telah melihat Lee Jae Myung menjadi presiden," ujar Yang kepada AFP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved