Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

EMPAT Nelayan Temukan Sabu 35 Kg dalam Drum Terapung saat Melaut

Empat nelayan asal Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuat terkejut saat mencari ikan di laut pada Rabu (28/5/2025).

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
istimewa via Tribun Jatim
SABU 35 KG - Nelayan di Sumenep, Madura, menemukan sabu 35 kg saat melaut 

TRIBUNJAMBI.COM - Empat nelayan asal Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibuat terkejut saat mencari ikan di laut pada Rabu (28/5/2025).

Bukan ikan yang mereka tangkap, melainkan sebuah drum besi terapung yang belakangan diketahui berisi puluhan paket diduga narkotika jenis sabu.

Keempat nelayan tersebut adalah Sirat (60), Naim (30), Fadil (25), dan Mastur (40), warga Dusun Ambulung, Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu.

Isi Drum Mengejutkan

Drum tersebut ditemukan mengapung sekitar 4 mil dari bibir pantai barat daya Pulau Masalembu.

Setelah dibawa ke darat dan disimpan, rasa penasaran membuat salah satu nelayan membukanya pada keesokan harinya.

Di dalamnya, mereka menemukan 35 bungkusan plastik, yang sebagian besar masih utuh dan diduga kuat berisi sabu.

Mastur segera melaporkan penemuan tersebut ke Koramil 0827/22 Masalembu.

Laporan itu diteruskan ke Polsek Masalembu, yang kemudian berkoordinasi dengan aparat TNI untuk mengamankan lokasi penemuan.

Polisi Selidiki Asal Barang

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, membenarkan penemuan tersebut.

"Jajaran Polsek Masalembu telah mengamankan barang bukti berupa drum dan 35 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 35 kilogram," ujarnya, Jumat (30/5/2025), dikutip dari TribunJatim.com.

Barang bukti kini diamankan dan direncanakan akan dikirim ke Polres Sumenep untuk uji laboratorium.

Polisi juga masih menyelidiki dari mana asal barang haram tersebut dan kemungkinan jaringannya.

"Penemuan ini kembali mengungkap potensi jalur laut Madura sebagai rute penyelundupan narkotika," imbuh AKP Widiarti.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved