Berita Nasional

Pratu Afrio dan Dita Terpisah Maut, Ledakan Amunisi di Garut Pupuskan Rencana Nikah

Kisah cinta Pratu Afrio Setiwan dan Dita harus berujung pilu. Keduanya telah berencana melangkah menuju jenjang pelaminan.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Ist
CINTA DIPISAHKAN MAUT - Pratu Afrio Setiawan batal menikahi kekasihnya, Dita, setelah menjadi korban meninggal dalam insiden pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah cinta Pratu Afrio Setiwan dan Dita harus berujung pilu.

Keduanya telah berencana melangkah menuju jenjang pelaminan.

Namun, kisah cinta mereka harus dipupuskan oleh maut.

Pratu Afrio Setiawan adalah anggota TNI yang menjadi satu di antara korban insiden ledakan saat pemusnahan amunisi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Ada kisah cinta yang berakhir duka dalam insiden tersebut.

Pratu Afrio Setiawan batal nikahi kekasihnya karena insiden yang menewaskan 13 orang tersebut.

Sebelum gugur, Afrio sudah menyampaikan keinginannya untuk menikahi sang kekasih bernama bernama Dita.

Korban sendiri diketahui berasal dari Desa Mopuya Selatan, Dumoga Utara, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Adapun Dita, kekasihnya, selama ini tinggal di Pulau Borneo.

Kini, Pratu Afrio dan Dita dipisahkan oleh maut.

Edy Hariawan, ayah Pratu Afrio mengungkap, sang anak memiliki niatan menikahi kekasihnya bulan depan.

"Iya sebelum insiden ini, almarhum sudah mengutarakan niatnya untuk menikah nanti bulan Juni 2025," katanya, dikutip dari TribunBolmong.com, Rabu (14/5/2025).

Edy melanjutkan, korban menyampaikan rencana pernikahan tersebut kepadanya dan sang istri, ibu Afrio.

Keluarga sudah melakukan persiapan.

Akan tetapi, takdir berkata lain. Pratu Afrio Setiawan dinyatakan gugur saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa, pada Senin (12/5/2025), sekitar pukul 09.30 WIB kemarin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved