Berita Selebritis

MOMEN Zul Zivilia Syok Ada Mobil Listrik Saat Keluar Lapas, Sang Istri: Dia Kaget Banyak Banget

Diketahui baru-baru ini Zul Zivilia keluar lapas untuk manggung di acara Indonesian Prison Product and Arts Festival (IPPAFest) 2025 di Jakarta.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Sosok Zul Zivilia begitu syok melihat mobil listrik saat keluar lapas. 

Zul Zivilia Kerap Mengisi Acara di Jepang

Lagu Aishiteru yang terkenal milik band Zivilia tersebut ternyata diciptakan oleh Zul saat tengah bekerja.

Bahkan, Zul Zivilia banyak belajar musik di Jepang lantaran sudah mampu membeli alat-alat musik sendiri dengan gajinya.

Zul Zivilia pun kerap mengisi acara di Jepang, salah satunya di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jepang.

Pada Mei 2008, Zul Zivilia juga pernah menjadi band pembuka konser Naff di Jepang.

Zul kemudian memutuskan kembali ke Indonesia serta sempat melakukan rekaman dengan biaya sendiri di Bandung sebelum membentuk band Zivilia dan merekam lagunya secara resmi.

Lagu Aishiteru pun meledak dan digandrungi semua kalangan.

Sayangnya, Zul Zivilia sempat terancam hukuman mati karena kasus narkoba.

Polisi menyebut bahwa Zul Zivilia bukan hanya pengguna, tetapi juga bagian dari jaringan pengedar narkotika kelas berat.

Zul Zivilia jadi Kurir Narkoba Fredy Pratama

Diketahui, Zul Zivilia adalah kaki tangan dari gembong narkoba jaringan Internasional Fredy Pratama.

Fredy Pratama merupakan bandar narkotika yang beroperasi di Indonesia dan Malaysia.

Sebagai informasi, Zul Zivilia menjadi kurir Fredy Pratama untuk wilayah Sulawesi sebelum ditangkap.

"Kurang lebih enam bulan sebelum (ditangkap) sudah jadi kaki tangannya Fredy Pratama. Jadi kaki tangannya Fredy Pratama. Dialah yang direkrut Fredy Pratama untuk jadi kurir di Sulawesi Selatan," ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa.

Zul Zivilia telah mengedarkan sebanyak 30 kilogram sabu serta 23 ribu butir ekstasi.

"Barang bukti yang diterima oleh Zul adalah itu barang bukti punya Fredy Pratama. Total 30 kilo sabu, 23 ribu butir ekstasi," sambungnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved