Rabu, 10 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 30 April 2025 - Hati-hati dengan Pikiran

Bacaan ayat: 1 Samuel 18:7-8 (TB)  dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya: "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Renungan Harian Kristen 30 April 2025 - Hati-hati dengan Pikiran

Bacaan ayat: 1 Samuel 18:7-8 (TB)  dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya: "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa."  Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya." 

Oleh Pdt Feri Nugroho

 

Alkitab memberitahukan bahwa manusia diciptakan menurut Gambar dan Rupa Allah. Itu artinya manusia memiliki potensi yang lebih mulia disandingkan dengan ciptaan yang lain.

 Ini adalah potensi yang akan dipakai manusia untuk melaksanakan mandat penting dari Allah yaitu bertindak untuk mengelola dan memelihara bumi dengan segala isinya.

Potensi tersebut memungkinkan manusia berfikir cerdas untuk merancang dan merencanakan kehidupan seperti yang dikehendaki oleh Allah. 

Manusia menjadi patner Allah dalam berkarya bagi kehidupan. 

Konsekuensi logis yang menyertainya, manusia dapat memilih untuk tetap taat kepada Allah atau memberontak kepada-Nya. 

Ternyata bujukan Iblis yang menyimpangkan rancangan Allah, berhasil mengelabuhi manusia sehingga memilih untuk tidak taat dan memberontak. Akibatnya, dosa menguasai kehidupan manusia.

Putus hubungan dengan Allah membuat manusia merancang segala hal hanya didasarkan dan fokus pada diri sendiri. 

Mengapa Saul harus memusuhi Daud, sementara tidak ada kejahatan yang dilakukan oleh Daud? Dalam hal ini, Saul pun paham.

Persoalannya ada pada pikiran Saul tentang Daud. Para perempuan menari menyambut kemenangan yang gilang gemilang. 

Mereka berucap dalam syair lagu bahwa,  "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa." Pun tidak ada yang salah dalam syair tersebut, sebatas sebuah syair yang memuji kehebatan Daud.

Meskipun demikian, Saul merasa terganggu dengan jumlah angka yang disebutkan, antara beribu-ribu dengan berlaksa-laksa. Bagi Saul, ini masalah sebab angka itu memperlihatkan perbedaan yang signifikan. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved