Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Terungkap Alasan Hasan Nasbi Memilih Mundur dari Istana

Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribunnews
Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). 

TRIBUNJAMBI.COM - Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Keputusan ini diumumkan melalui unggahan video dokumentasi hari terakhir kerjanya di akun Instagram Total Politik pada Selasa (29/4/2025).

"Teman-teman semua, hari Senin tanggal 21 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan. Itu sebabnya hari itu diabadikan. Saya meminta adik-adik dari Total Politik untuk mendokumentasikan aktivitas terakhir saya," ucap Hasan dalam video tersebut.

Hasan menegaskan, ia memilih mundur karena merasa tak mampu menyelesaikan sejumlah persoalan komunikasi di pemerintahan.

“Kalau ada pekerjaan yang tidak bisa ditangani, ya harus tahu diri dan mengambil keputusan untuk menepi,” ujarnya.


Surat pengunduran dirinya telah ditandatangani dan diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Isu pengunduran Hasan Nasbi sempat mencuat sejak Presiden Prabowo secara terbuka mengkritik buruknya komunikasi pemerintahan. Kritikan itu muncul usai pernyataan kontroversial Hasan terkait teror kepala babi yang diterima jurnalis Tempo, Francisca Christi.

Kala itu, Hasan menanggapi santai insiden tersebut dengan menyarankan agar kepala babi “dimasak saja”, yang kemudian menuai kecaman publik. Namun belakangan ia menjelaskan bahwa sikapnya justru mendukung cara Francisca yang menanggapi teror dengan candaan.

"Saya setuju dengan Francisca. Ia merecehkan teror itu, sehingga si peneror tidak mendapat efek yang diinginkan,” jelas Hasan.
Sementara itu, Presiden Prabowo menilai pernyataan Hasan adalah tindakan keliru dan tidak bijak. Dalam wawancara bersama enam pemimpin redaksi di Hambalang, Prabowo menyebut Hasan masih belum berpengalaman dalam menangani komunikasi di pemerintahan.

"Itu ucapan teledor, saya kira beliau menyesal. Tapi komunikasi yang buruk di pemerintahan ini saya anggap sebagai kesalahan saya juga,” ujar Prabowo.
Dengan mundurnya Hasan Nasbi, posisi Kepala PCO kini belum diumumkan penggantinya secara resmi oleh Istana.

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Baca juga: Sosok Hasan Nasbi yang Mundur dari Jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved