Berita Internasional
Jadwal Konklaf Pemilihan Paus Baru Pada 7 Mei 2025
Pada hari Senin (28/4) pagi, para kardinal menyepakati bahwa pelaksanaan konklaf, pemilihan paus, akan mulai dilaksanakan pada hari Rabu (7/5/2025).
Konklaf sangat menarik karena sifat kerahasiaannya.
Tidak pernah ada yang tahu siapa yang akan terpilih sebagai paus.
Karena tidak ada pencalonan dan yang dicalonkan sebagai paus. Selain itu, prosesnya sangat rahasia, terputus dengan dunia luar.
Sebelum konklaf dimulai, para kardinal elektor berjanji dan diambil sumpahnya untuk tidak menceritakan, membocorkan tentang apa dan bagaimana yang terjadi selama konklaf.
Pelanggaran terhadap ketentuan itu adalah ekskomunikasi.
Masyarakat umum dan media hanya bisa mengira-ira dan mereka-reka.
Media, memang, biasanya menyodorkan sejumlah nama unggulan--menurut versi media dan para pengamat--atau "papabilis", kardinal yang dipandang bisa jadi paus.
Sekarang pun demikian, sudah muncul sejumlah nama kardinal unggulan.
Misalnya, sekarang sudah beredar tak kurang dari 12 nama kardinal yang "diunggulkan".
Meskipun, tidak menjadi jaminan bahwa yang diunggulkan akan terpilih menjadi paus. Kardinal Jorge Mario Bergoglio, pada konklaf 2013 tidak diunggulkan, tetapi ternyata dipilih dan kemudian memilih nama Paus Fransiskus.
Kedua-belas nama kardinal itu adalah Kardinal Angelo Bagnasco (Uskup Agung emiritus Genoa), Kardibal Matteo Zuppi (Uskup Agung Bologna, Italia), Kardinal Robert Sarah (Prefek Emeritus Congregation for Divine Worship and the Disciplin of the Sacraments), Kardinal Luis Tagle (Pro-Prefect for Dicastery for Evangelization), Kardinal Malcolm Ranjith (Uskup Agung Metropolitan Colombo, Srilanka), Kardinal Pietro Parolin (Vatican Secretary State), Kardinal Pierbattista Pizzaballa (Patriark Latin Jerusalem), Kardinal Peter Erdo (Uskup Agung Metropolitan Esztergom-Budapes, Hungaria), Kardinal Willem Eijk (Uskup Agung Metropolitan Utrecht, Belanda), Kardibal Anders Arboclius (Uskup Stockholm, Swedia), Kardinal Charles Bo (Uskup Agung Yangon, Myanmar), dan Kardinal Jean-Mare Aveline (Uskup Agung Metropolitan Merseille, Perancis).
Selain nama-nama tersebut, masih ada nama-nama lain kardinal, menurut perkiraan media lain atau pengamat lain.
Misalnya, Kardinal Fridolin Ambongo Besungu (Presiden Simposium Konferensi Uskup Afrika dan Madagaskar; yang juga Uskup Agung Kinshasa, Republik Demokratik Kongo), Kardinal Mario Grech (Sekretaris Jenderal Sinode para Uskup yang berasal dari Malta), Kardinal Gerald Cyprien Lacroix (Uskup Agung Metropolitan Quebec, Kanada), Kardinal Peter Turkson dari Ghana, dan juga Kardinal Jose Tolentino Calaca de Mendoca dari Portugal.
Tidak Tentu
Lama berlangsungnya konklaf tidak bisa ditentukan, bisa cepat selesai dan juga bisa berlangsung lama.
| Donald Trump Mengamuk ke Netanyahu Usai Israel Serang Lebanon: Gila |
|
|---|
| Meteor Meledak dan Guncang Rumah Warga Amerika Serikat: Dentuman Setara 300 Ton TNT |
|
|---|
| Peringatan Keras Iran: Bakal Rudal Kapal Perang yang Ikut Campur di Selat Hormuz |
|
|---|
| Sejarah Baru PBB: Israel dan Rusia Masuk Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik |
|
|---|
| Bertemu Macron, Prabowo Puji Prancis Pelopor Solusi Dua Negara Palestina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20250308-Suasana-di-Vatikan.jpg)