Warga Jambi Tewas Tertimpa Tembok

Hujan Deras Robohkan Tembok di Jambi, Udin Meninggal Sehari Sebelum Idul Fitri

Saiful alias Udin (49) yang awalnya sehat walafiat, meregang nyawa setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi.

|
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nurlailis
Tribun Jambi/ M Yon Rinaldi
TEMBOK RUBUH - Hujan Deras Robohkan Tembok di Jambi. Saiful alias Udin (49) yang awalnya sehat walafiat, meregang nyawa setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi, Minggu (30/3//2025). 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Bengkel Garage 71 yang terletak di RT 14 Kelurahan Kebon Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, mendadak ramai pagi tadi, Minggu (30/3/2025).

Suasana bahagia jelang lebaran Idul Fitri yang seharusnya menyelimuti penghuni dan pekerja bengkel tersebut seketika berubah menjadi tangis haru.

Saiful alias Udin (49) yang awalnya sehat walafiat, meregang nyawa setelah tertimpa reruntuhan bangunan akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi pagi tadi.

Baca juga: Hujan Deras Bawa Duka, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Kunjungi Rumah Korban Tembok Rubuh

Kondisi ini membuat Dian, istri Udin histeris, tangisannya pecah di bawah guyuran hujan.

Dengan tubuh gontai ia di papah rekanya kerumah kayu berkelir kuning yang berada di kawasan bengkel tersebut.

Di sanalah udin disemayamkan.

Di ruangan 2.5x2.5 meter tersebut Dian terus meraung memanggil Udin, sambil bersimpu di sebelah jasad udin, sesekali ia menggoyangkan jasad udin seolah tak percaya akan kepergianya.

"Pak.. bagun pak," ujarnya sambil menangis.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Kota Jambi, Rumah Warga dan Jalan Protokol Terendam Banjir

Sementara itu, di luar rumah dipadati orang, Polisi, TNI, Tim penyelamat hingga warga terus berdatangan, bahkan Camat Jelutung juga hadir di sana, Namun tangis Dian seolah tak bisa dibendung.

Tangisnya mulai reda ketika Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi Diza hadir di rumah duka.

Dwi tunggal Kota Jambi tersebut terlibat memberikan semagat dan motifasi keluarga Udin. 

Bahkan Maulan memimpin langung doa untuk udin yang di ikuti seluruh keluarga.

Kepada media Maulana mengatakan ia mendapatkan kabar duka dari petugas lapangan dan langsung menuju rumah duka.

Di mata teman kerjanya Udin merupakan sosok yang ringan tangan dan suka membatu pekerjaan rekanya.

Baca juga: Hujan Deras di Jambi, Warga Kebon Handil Meninggal Tertimpa Tembok

Bahkan disaat terahirnya, ia dalam kondisi membatu rekan kerjanya membersihkan saluran air di belakang tempat kerjanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved