Berita Viral

UAS Sindir Willie Salim Soal Konten Rendang 200 Kg Hilang di Palembang, Sampai Sebut Ada Konspirasi

Ustaz Abdul Somad (UAS) turut menyoroti konten rendang Willie Salim yang hilang. Ustaz Abdul Somad menyesalkan konten yang dibuat Willie Salim yang

Editor: Suci Rahayu PK
Sripoku.com/Mat Bodok
CERAMAH UAS- Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan ceramah penuh humor dan pesan moral dalam acara Tabligh Akbar yang digelar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang pada, Minggu (23/3/2025). Dalam ceramah tersebut UAS menyindir soal rendang Willie Salim yang hilang di Palembang. 

TRIBUNJAMBICOM- Ustaz Abdul Somad (UAS) turut menyoroti konten rendang Willie Salim yang hilang.

Sindiran ini disampaikan Ustaz Abdul Somad saat Tabliq Akbar di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang malam tadi, Minggu (23/3/2025).

Saat itu, Ustaz Abdul Somad menyesalkan konten yang dibuat Willie Salim yang berpengaruh kepada citra Kota Palembang.

TIKTOKERS WILLIE SALIM: Tangkapan layar konten viral Willie Salim kehilangan daging, disadur pada Kamis (20/3/2025). Kasus ini berujung laporan ke polisi. Kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm melaporkan konten kreator Willie Salim ke Polda Sumsel.
TIKTOKERS WILLIE SALIM: Tangkapan layar konten viral Willie Salim kehilangan daging, disadur pada Kamis (20/3/2025). Kasus ini berujung laporan ke polisi. Kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm melaporkan konten kreator Willie Salim ke Polda Sumsel. (Kolase TikTok @williesalim)

Ia bahkan menyebut rendang yang dimasak Willie Salim adalah salah satu bentuk konspirasi.

Walau tidak menyebut nama, namun UAS blak-blakan menyentil soal rendang hilang.

"Ada orang non muslim yang datang ke Palembang ini tiba-tiba pulang hilang kepalanya? Ga ada. Paling-paling ilang rendangnya," ujarnya.

Lebih lanjut UAS menyoroti kesiapan Willie Salim dan tim yang ingin memasak 200 Kg rendang.

Menurutnya dengan api yang kecil, rendang ratusan Kg itu akan sulit matang.

Apalagi tiba-tiba Willie Salim meninggalkan lokasi hingga memicu kerusuhan dan berakhir satu kuali besar rendangnya raib seketika.

Ia juga menyindir soal niat sesungguhnya dari Willie Salim saat membuat konten tersebut.

Baca juga: Apes Willie Salim di Palembang Usai Konten Rendang 200Kg Hilang, Isu Settingan-Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Willie Salim Minta Maaf Konten Masak Rendang 200 Kg di Palembang Bikin Gaduh: Jujur, Aku Hanya Kaget

"Itu pun kalau niatnya betul tulus. Tidak mungkin rendang sebanyak itu apinya kecil. Menurut ilmu perendangan, itu rendang itu mesti dimasak paling tidak 4 jam, baru matang.

Apinya harus besar. Apalagi kalau sampai 100-200 Kg.

Jadi kalau apinya kecil, rendangnya sebanyak itu dan ditinggalkan, itu memang namanya rendang konspirasi," sambung UAS.

Terakhir, UAS juga berharap warga Palembang bisa menjaga harkat, martabat dan harga dirinya, terlebih buntut viral di sosmed.

Banyak warganet yang dari luar daerah menghina Kota Palembang dengan berbagai cacian dan makian imbas konten Willie Salim.

"Orang Palembang wajib menjaga harkat martabat harga dirinya," jelasnya.

Willie Salim Dilaporkan

 Seorang pria di Kota Palembang melaporkan Konten Kreator Willie Salim ke polisi lantaran merasa malu dikira turut mengabiskan rendang saat acara Masak Besar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Minggu, (23/3/2025) sore.

Atas peristiwa ini, ia mengaku merasa jadi korban karena turut dipermalukan, lantaran wajahnya turut menjadi cover dari Konten masak Rendang 200kg daging yang habis diserbu warga.

Akibat menjadi korban yang dirugikan, Agung Wijaya warga Jalan Jaya 7 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang melaporkan konten kreator asal Bangka Belitung itu ke SPKT Polda Sumsel, Minggu, (23/3/2025), sore. 

Dirinya mengatakan, berawal  pada, Selasa 18 Maret 2024 sekitar pukul 18.00, pelapor pergi ke kawasan BKB Palembang untuk melihat acara masak-masak besar yang diadakan Willie Salim.

Kemudian, pelapor mendekat untuk melihat acara tersebut dikarenakan Willie Salim menyuruh warga untuk mendekat agar di dalam persiapan masak rendang tersebut itu kelihatan ramai, yang mana untuk dijadikan cover dalam konten Tiktok milik terlapor.

Lalu, sehari setelah acara tersebut dibikin konten di tiktok Willie Salim, yang mana didalam konten tersebut ada wajah pelapor.

Baca juga: Kisah Pilu Rosita, Warga Tanjabbar Jambi Berjuang Melawan Sakit dan Butuh Biaya Operasi Rp120 Juta

"Saya merasa dirugikan, yang mana dalam konten tersebut ada opini Willie Salim berkata tiba-tiba hilang daging rendang." ungkap Agung. 

Kemudian dari konten tersebut korban banyak dihubungi teman-temannya terkait rendang hilang dan korban merasa malu karena foto korban sudah masuk di media sosial (medsos).

"Melihat konten tersebut ada foto saya, tentu saya merasa malu, sehingga saya laporkan ke kantor polisi," tegasnya .

Dirinya juga merasa tersudutkan,  di mana di belakang wajah Willie Salim terpampang jelas wajahnya. 

"Saya yang menjadi korban langsung. Jadi banyak yang nelpon dan chat, padahal saya tidak sampai malam berada di acara itu. Saya sebagai korban yang ada di konten itu malu dijadikan cover berita rendang hilang," ungkapnya. 

Ia juga mengira konten masak besar ini akan berdampak positif untuk masyarakat Kota Palembang, ternyata malah buat citra masyarakat Kota Palembang sangat jelek sekali.

Kurang efisiensi waktu yang diselenggarakan oleh Willie Salim (jam 9 malam daging masih belum masak), sehingga seolah-olah daging hilang direbutkan sama orang banyak.

Info yang didapat memang daging tersebut sengaja dibiarkan diambil oleh masyarakat tanpa harus dibagi rata oleh wilie salim.

"Menurut saya pribadi karna saya berada di lokasi pada saat persiapan masak itu, memang kurang persiapan dari Willie Salim dalam mengadakan acara tersebut." Katanya. 

"Jadi ini bukan salah orang Palembang menurut saya, Willie Salim lah yang salah membuat pernyataan sehingga membuat gaduh se Indonesia," tegasnya 

Atas dasar ini dirinya melaporkan tentang peristiwa dugaan tindak pidana , di mana diatur bawah setiap orang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum.

Dalam bentuk informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang dilakukan melalui sistem elektronik, sebagaimana dalam pasal 27A Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan ke dua atas atas Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

 

 

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Ceramah di Palembang Ustad Abdul Somad Sentil Rendang Willie Salim Hilang: Itu Rendang Kebohongan, 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kedatangan 386 Penumpang Tandai Meningkatnya Arus Mudik di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

Baca juga: 3 Titik Rawan Kepadatan di Jalur Mudik Batanghari Jambi Jelang Idul Fitri

Baca juga: Viral Video Pria di Pasuruan Pamer Uang Baru Rp2 Miliar, Ditumpuk di Ruko Pinggir Jalan

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved