Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

Terungkap, Pedofil Israel yang Buron Sembunyi di Komunitas Yahudi Maroko Selama 18 Tahun

Hampir dua dekade pedofil yang merupakan warga negara Israel ini berhasil bersembunyi di Maroko dengan identitas palsu.

Tayang:
Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/@hespresseng
PEDOFIL ISRAEL BURON - Seorang warga Israel yang dihukum karena pelecehan seksual terhadap anak-anak telah terbongkar identitasnya setelah hidup dengan identitas palsu di Maroko selama hampir dua dekade. Mordechai Peretz, yang melarikan diri dari Israel pada tahun 2007 setelah dijatuhi hukuman karena menyerang dua anak di bawah umur, telah hidup sebagai Morad Farhat, anggota terhormat dari komunitas kecil Yahudi di Maroko. 

TRIBUNJAMBI.COM - Hampir dua dekade pedofil yang merupakan warga negara Israel ini berhasil bersembunyi di Maroko dengan identitas palsu.

Kini, warga Israel yang dihukum karena kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak ini telah terbongkar identitasnya.

Dia bahkan sempat hidup dengan identitas palsu di Maroko selama hampir dua dekade. 

Namanya Mordechai Peretz. Dia melarikan diri dari Israel pada tahun 2007 setelah dijatuhi hukuman karena menyerang dua anak di bawah umur.

Selama ini, dia hidup sebagai Morad Farhat, anggota terhormat dari komunitas kecil Yahudi di Agadir.

Situs web Israel Mako mengungkapkan bahwa Peretz menggunakan 'akar' Maroko-nya untuk mendapatkan paspor dan lolos dari keadilan. 

Ia menetap di Agadir, sebuah daerah di sana.

Awalnya Morad Farhat alias Mordechai Peretz tidak terlalu menonjol, sebelum menjadi terkenal sebagai pejabat sertifikasi halal. 

Jabatannya memungkinkannya untuk bepergian secara teratur ke Paris, yang selanjutnya menempatkan dirinya dalam jaringan Yahudi.

Akhirnya Terungkap

Selama 18 tahun, masa lalu Peretz tetap tersembunyi, hingga sebuah foto terbaru dirinya bersama seorang gadis muda menimbulkan kekhawatiran. 

Foto tersebut mendorong seorang wanita ketiga di Israel untuk melapor, menuduh Peretz melakukan pelecehan seksual terhadapnya saat ia masih anak-anak. 

Pihak berwenang Israel kini bekerja sama dengan badan-badan internasional untuk menemukan dan menangkap Peretz.

Morocco World News mengutip sumber yang mengklaim bahwa Peretz telah memalsukan paspornya dengan bantuan seorang penjahat Israel yang terkenal. 

Meskipun telah mengubah namanya, ia tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-temannya dan bahkan membuat profil Facebook tempat ia memamerkan kehidupan barunya. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved