Polemik di Papua
Hinca DPR Soal AKP Tomi S Marbun Hilang saat Gerebek KKB Papua: Pak Kapolri, Ini Tanggung Jawabmu!
Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan sebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit bertanggungjawab hilangnya AKP Tomi S Marbun saat gerebek KKB Papua.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Hinca Pandjaitan Soal AKP Tomi S Marbun Hilang saat Gerebek KKB Papua: Pak Kapolri, Ini Tanggung Jawabmu!
TRIBUNJAMBI.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan meminta pertanggungjawaban Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas hilangnya AKP Tomi S Marbun saat penggerebekan KKB Papua.
Pernyataan itu disampaikannya saat rapat dengar pendapat bersama dewan pada Senin (17/3/2025).
Pada kesempatan itu, Ria Tarigan, istri dari Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Papua Barat itu menceritakan kronologi sebelum sang suami hilang selama 3 bulan lalu.
Awalnya Hinca Pandjaitan mempertanyakan waktu pengembalian barang miliki AKP Tomi S Marbun kepada Ria Tarigan.
"Waktu menerima handphone, baju dan rompi itu kapan ibu terima, sesudah berapa lama hilang?," tanya Hinca Pandjaitan.
"Perkiraan saya tiga atau empat hari, diatas tanggal 20," jawab Ria Tarigan.
Barang miliki AKP Tomi S Marbun tersebut diantarkan oleh anggota kepada Ria Tarigan yang berada di rumah dinas.
Kemudian dipertegas barang tersebut ada di anggota sebelum hanyut terbawa arus sungai.
Baca juga: Sosok Lenis Kogoya, Loyalis Prabowo Siap Kawal Makan Bergizi Gratis Hingga ke Sarang KKB Papua
Baca juga: Istri AKP Tomi S Marbun Ungkap Kejanggalan Kronologi Suami Hilang saat Gerebek KKB Papua
"Saya nggak tahu, pokoknya saya dapat, saya tanya 'kenapa HP-nya ada di anggota?' pada saat itu dibilang HP-nya dikumpul."
"Itu menjadi tanda tanya saya, karena saya tanya ke beberapa anggota yang biasannya ikut suami saya memang biasanya melakukan operasi itu hp dikumpul ya, anggota bilang 'baru kali ini HP dikumpul bu'. Itu yang membuat saya agak janggal," ucap Ria Tarigan lagi.
Hinca Pandjaitan dengan suara tinggi kemudian mengatakan negara harus ikut andil dalam pencarian AKP Tomi S Marbun.
Menurut Hinca, peristiwa hilangnya AKP Tomi S Marbun menjadi pelajaran bagi institusi kepolisian.
"Pak Kapolri, ini tanggung jawabmu!" kata Hinca. Tomi dilaporkan hilang pada Rabu (18/12/2024) di Teluk Bintuni saat Tim Gabungan TNI-Polri terlibat kontak senjata dengan kelompok bersenjata (KKB atau OPM).
Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, AKP Tomi S Marbun dilaporkan hilang saat aparat gabungan TNI-Polri melakukan penggerebakan markan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.
Penggerebekan itu dilakukan di KampungMeyah Lama, Distrik Moskona Barat eluk Bintuni, Papua Barat pada Rabu (18/12/2024) lalu.
Dalam patroli bersama itu terdiri dari Kompi C Brimob Teluk Bintuni, Resmob Polres Teluk Bintuni, Satgas Yonif 642/KPS, dan Yonif 763/SBA.
Baca juga: Tak Disangka, 1 dari 7 Penyelundup Senjata Api ke KKB itu Papua Satpam di Sleman Jogja, Otak Pelaku
Namun saat penggerebekan itu terjadi Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, AKP Tomi S Marbun tergelincir hinga terbawa arus sungai.
Berikut kronologi Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, AKP Tomi S Marbun hilang saat penggerebekan markas KKB Papua itu.
Pergeseran pasukan TNI-Polri untuk mengejar dan menangkap buron KKB dimulai 15 Desember dengan titik awal di Kampung Argosigemerai SP 5,Teluk Bintuni.
Pada 16 Desember 2024, pasukan tiba di kali Meyerga selanjutnya berjalan kaki menuju kali Biru melewati gunung Meyerga.
Pada 17 Desember 2024, perjalanan dilanjutkan menuju kali Cempedak, sebagian tim stand by dan sebagian tim bergerak ke Kampung Meyah Lama, lokasi pos KKB pimpinan Marten Aikinggin.
Pada 18 Desember pkl 06.30 WIT, tim memantau wilayah menggunakan drone di sekitar kebun milik Marten Aikinggin.
Setelah terdeteksi keberadaannya, personil gabungan bergerak menuju kebun di seberang kali Rawara.
Dalam perjalanan menuju target lokasi, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni AKP Tomi S Marbun tergelincir kemudian hanyut terbawa derasnya arus kali Rawara.
Tim yang belum berhasil menyeberang mencari Tomi S Marbun, sementara tim yang sudah berhasil melewati kali Rawara melanjutkan perjalanan menuju Dusun Sagu Kampung Meyah Lama.
"Sekira pukul 08.00 WIT Rabu (18/12) terjadi kontak tembak yang mengakibatkan Marthen Aikinggin tewas," ujarnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Prakiraan Cuaca Bungo Berawan di Beberapa Kecamatan Senin 17 Maret 2025, Ini Titik Lokasinya
Baca juga: Kronologi Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Lampung yang Tewaskan 3 Polisi, Diduga Milik Oknum TNI
Baca juga: Viral Polsek Kayangan di Lombok Utara Digeruduk Warga dan Dirusak Diduga Dipicu ASN Dituding Mencuri
Baca juga: 2 Ibu-ibu di Kota Jambi Viral Diduga Maling di Pasar Handil: Astaghfirullah, Emak Siapo Ini
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.