AS Roma
AS Roma Kehilangan Rensch dan Paulo Dybala akibat Cedera Paha
Kabar bagi AS Roma kurang menggembirakan, karena Paulo Dybala dan Devyne Rensch diperkirakan akan absen lama karena cedera paha
TRIBUNJAMBI.COM - Dengan enam kemenangan beruntun dan 13 pertandingan tak terkalahkan secara keseluruhan, AS Roma melaju kencang saat memasuki jeda internasional.
Faktanya, tidak ada tim di lima liga utama Eropa yang meraih poin sebanyak Giallorossi (29) pada tahun 2025.
Setelah awal musim yang mengerikan dan hampir membawa bencana, matahari kembali bersinar di Trigoria.
Setelah tersingkir dari Liga Europa, anak buah Claudio Ranieri berhasil mengatasi masalah mereka saat melawan Cagliari pada hari Minggu.
Mereka meraih kemenangan 1-0 atas Islanders dan memperkecil ketertinggalan menjadi empat poin dari Bologna yang berada di posisi keempat.
Meskipun itu bukan kemenangan terbaik klub musim ini, gol rebound Artem Dovbyk pada menit ke-62 sudah cukup untuk mengamankan tiga poin krusial.
Baca juga: Pertukaran Pemain Antara AC Milan dan AS Roma Sulit Terwujud
Namun, kemenangan itu harus dibayar dengan harga mahal.
Meskipun Roma telah menjinakkan hampir setiap lawan yang mereka hadapi di tahun baru, masih ada satu musuh yang belum dapat mereka taklukkan: cedera jaringan lunak.
Dikutip dari Chiesa de Totti, Setelah kemenangan kemarin, para penggemar AS Roma mendapat pukulan telak di wajah Paulo Dybala, yang meninggalkan lapangan setelah hanya bermain selama 11 menit.
Dia mengalami cedera tendon di paha kirinya yang mungkin membuatnya absen selama sebulan penuh, sehingga berisiko absen dalam pertandingan penting melawan Juventus dan Lazio.
Dan seakan itu belum cukup, Roma harus bermain tanpa bek kanan Devyne Rensch, yang juga mengalami cedera otot di paha kirinya, selama tiga minggu.
Baca juga: AS Roma Berpotensi Menunjuk Mantan Pelatih Lazio Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
Rensch mungkin tidak menempati posisi yang sama dengan Dybala, tetapi bek asal Belanda itu telah menjadi bagian penting bagi Ranieri selama beberapa minggu terakhir.
Beberapa bulan lalu, kembali ke Liga Champions terasa seperti mimpi buruk.
Namun, berkat perubahan dramatis klub pada tahun 2025, Roma telah kembali masuk dalam perbincangan itu.
Bahkan dengan kekuatan penuh, itu mungkin tidak mungkin, tetapi tanpa Dybala (dan Rensch), Ranieri memiliki tugas berat di depannya.
Baca juga: AS Roma akan Pertimbangkan untuk Menjual Artem Dovbyk pada Musim Panas Mendatang
Baca juga: AS Roma Belum Mendapat Banyak Keuntungan dari Pemain Baru di Akhir Musim Panas
Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News
| Mantan Bintang Barcelona dan AC Milan Pertimbangkan Pindah ke AS Roma |
|
|---|
| AS Roma Berniat Memboyong Penyerang Jangkung Stuttgart, Nick Woltemade |
|
|---|
| Komentar Gasperini usai Tinggalkan Atalanta untuk Melatih AS Roma |
|
|---|
| AS Roma Pertimbangkan Tukar Bek Atalanta Odilon Kossounou |
|
|---|
| Veteran AS Roma Leandro Paredes Kehilangan Menit Bermain Akibat Klausul Masa Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Paulo-Dybala-dan-Mehmet-Zeki-Celik-di-AS-Roma-19082024.jpg)