Berita Jambi

Aksi Nyentrik Kapolresta Jambi, Tarik Becak Rickshaw dari Rumah Dinas ke Tugu Keris

Ada pemandangan tak biasa di jalanan Kota Jambi pada Sabtu, 15 Maret 2025, malam. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar patroli unik.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nurlailis
TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM
PATROLI UNIK - Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melakukan patroli unik, Minggu (16/3/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ada pemandangan tak biasa di jalanan Kota Jambi pada Sabtu, 15 Maret 2025, malam. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melakukan patroli malam akhir pekan.

Boy menarik becak Rickshaw yang ditumpangi sang istri, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Jambi, Ny. Fifi Boy Siregar.  

Aksi ini dimulai dari Rumah Dinas Jawatan di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, dan berakhir di Tugu Keris Siginjai, Kecamatan Kotabaru.

Baca juga: Kapolresta Jambi Tarung vs Dirreskrimum Polda Jambi di Aspal Malam-malam, Endingnya Ketawa

 Sepanjang perjalanan, Kombes Boy Siregar menjadi pusat perhatian warga dan pengguna jalan.  

Tak hanya berpatroli, Boy  menyapa masyarakat. Saat beristirahat sejenak di depan Asrama Haji, ia mengungkapkan bahwa olahraga menarik becak Rickshaw ini sudah lama ia tekuni.  

"Saya terinspirasi dari aktor laga seperti Jackie Chan dan Jet Li. Karena itu, saya membuat sendiri becak Rickshaw ini. Dulu, saat menjabat sebagai Wadansat Brimob Polda Jambi, saya rutin menarik becak ini dengan istri atau anak-anak sebagai penumpang," ungkap Boy, Minggu (16/3/2025). 

Menurut Kombes Boy, menarik becak bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk kedekatan dengan keluarga.  

"Selain sehat, olahraga ini juga bikin keluarga senang. Jadi, sambil olahraga, kehangatan bersama keluarga tetap terjaga," tambahnya.  

Baca juga: Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, resmi menjabat sebagai Kapolresta Jambi

Ia juga menjelaskan Rickshaw merupakan alat transportasi tradisional khas Jepang yang ditemukan pada tahun 1869 dan dikenal dengan nama "Jinrikisha," yang berarti "ditarik manusia."  

"Rickshaw ini bisa dibilang leluhur becak yang kita kenal sekarang. Kendaraan ini awalnya dari Jepang, lalu menyebar ke Asia hingga akhirnya masuk ke Indonesia sekitar tahun 1941 melalui orang Tionghoa di Surabaya," jelasnya.  

Kapolresta Jambi berharap, aksi uniknya ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat dan anggotanya untuk lebih aktif berolahraga.  

"Olahraga itu penting, apalagi untuk menunjang tugas sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat. Selagi masih bisa, ayo rajin olahraga agar tubuh tetap sehat dan bugar," pungkasnya.

Baca juga: Sosok Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, Kapolresta Jambi yang Olahraga Narik Becak Rickshaw

Update berita Tribun Jambi di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved