Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramadhan 2025

Tidurnya Orang yang Berpuasa Berpahala, Benarkah?

Ramadhan tiba, banyak orang memanfaatkan waktu untuk tidur, bagaimana hukumnya?

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Daily Advent Nigeria
ILUSTRASI TIDUR SAAT PUASA-Tidurnya Orang yang Berpuasa Berpahala, Benarkah? 

TRIBUNJAMBI.COM -  Ramadhan tiba, banyak orang memanfaatkan waktu untuk tidur, bagaimana hukumnya?

Tidurnya seseorang saat berpuasa ini telah dijelaskan oleh Syeikh Ibnu Qudamah al-Maqdisi dalam kitab Al-Mughni.

Di dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa, “Tidur tidak mempengaruhi keabsahan puasa, baik tidurnya di sepanjang siang hari atau hanya di sebagian hari saja.”

Mereka yang tidur sepanjang hari puasanya tetap sah, tapi para ulama menghukumi makruh karena tidak sesuai dengan tujuan puasa yaitu meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan memperbanyak beribadah kepada-Nya selama berpuasa.

Mereka yang  tidur seharian tersebut tak lebihnya hanya mendapat lapar dan haus seperti dijelaskan dalam sebuah hadis:

Dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahalanya selain lapar, dan berapa banyak orang yang shalat malam tidak mendapatkan selain begadang." (HR. Ahmad).

Tidur sejatinya boleh  namun dengan kadar secukupnya.

"Ya tidur tentu boleh tapi secukupnya, dan lebih banyak diisi kegiatan produktif dunia dan akhirat," kata Syamsul.

Tidur tak masalah asal  tidak meninggalkan Shalat Wajib di sepanjang hari-hari tersebut.

Manfaatkan Momen Ramadhan Dengan Beribadah

Saat bulan Ramadhan tiba, banyak orang memanfaatkan waktu untuk tidur agar dapat menghemat energi selama berpuasa.

Tidur memang termasuk salah satu bentuk istirahat yang dianjurkan, tetapi terlalu banyak tidur bisa membuat waktu ibadah terbuang sia-sia.

Sebagian orang beralasan bahwa tidur di siang hari dapat membantu mereka tetap kuat dalam menjalani puasa.

Namun, jika tidur berlebihan, seseorang bisa kehilangan kesempatan untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur'an dan berdzikir.

Rasulullah SAW mengajarkan keseimbangan dalam menjalani ibadah Ramadhan, termasuk dalam mengatur waktu istirahat dan ibadah.

Tidur yang cukup akan membantu tubuh tetap bugar, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan dalam beribadah.

Ada banyak aktivitas bermanfaat yang bisa dilakukan selain tidur, seperti mengaji, bersedekah, atau mengikuti kajian keagamaan.

Mengisi waktu dengan ibadah akan membuat Ramadhan lebih bermakna dan membawa keberkahan dalam setiap harinya.

Jika seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, maka ia bisa kehilangan banyak peluang mendapatkan pahala.

Sebaliknya, jika waktu diisi dengan ibadah, maka setiap detik di bulan Ramadhan bisa menjadi ladang amal yang berlipat ganda.

Tidur memang bisa menjadi ibadah jika diniatkan untuk menjaga stamina agar tetap bisa beribadah dengan baik.

Namun, jika tidur dilakukan hanya untuk menghindari rasa lapar dan haus, maka nilai ibadah puasanya bisa berkurang.

Orang yang tetap produktif saat berpuasa akan merasakan manfaat spiritual dan fisik yang lebih baik.

Mengatur waktu tidur yang cukup dan tidak berlebihan akan membantu seseorang tetap semangat menjalani ibadah.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan langka yang tidak seharusnya disia-siakan hanya dengan tidur sepanjang hari.

Banyak ulama menekankan pentingnya mengisi waktu di bulan Ramadhan dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.

Jika tidur dilakukan secara berlebihan, seseorang bisa kehilangan waktu berharga untuk memperbanyak doa dan amal kebaikan.

Puasa yang dijalani dengan penuh kesadaran akan membuat seseorang lebih kuat menghadapi tantangan, termasuk mengatur pola tidur yang seimbang.

Dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin, seseorang bisa merasakan keindahan Ramadhan yang sesungguhnya.

Tidur secukupnya, beribadah lebih banyak, dan menjaga keseimbangan dalam beraktivitas adalah kunci untuk menjalani Ramadhan dengan maksimal.

Baca juga: Hukum Melihat Aurat Lawan Jenis saat Berpuasa Ramadhan, Begini Penjelasannya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved