Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Profil Tokoh

Sosok Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya Periode 2025-2030

Sosok Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya periode 2025-2030. Selama kuliah, Elisa aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan

Editor: Suci Rahayu PK
TribunSorong.com/Safwan Ashari
Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya periode 2025-2030. 

TRIBUNJAMBI.COM- Sosok Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya periode 2025-2030.

Di Pilkada Papua Barat Daya, Elisa Kambu berpasangan dengan Ahmad Nausru.

Pasangan ini berhasil meraih suara terbanyak dengan total 144.598 suara dari seluruh Kabupaten/Kota di Papua Barat Daya

Lantas bagaimana Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya?

Elisa Kambu lahir pada 12 Maret 1964 di Kampung Tolak Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Ia merupakan putra dari Alm. Hendrik Kambu dan Y. Kambuaya.

Meskipun Elisa kehilangan ayahnya saat masih duduk di bangku SD, ia tetap melanjutkan pendidikannya dengan tekun hingga menempuh pendidikan tinggi.

Elisa memulai pendidikan dasarnya di SD YPK Arus dan lulus pada tahun 1981.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Ayamaru dan menyelesaikannya pada tahun 1984.

Setelah itu, Elisa menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 413 Kampung Baru, Kota Sorong, yang merupakan salah satu SMA tertua di Papua, dan lulus pada tahun 1987.

Elisa kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura.

Baca juga: Sosok Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah Periode 2025-2030

Baca juga: 19 Tahun Hilang Tanpa Kabar, Pekerja Migran Asal Batang Jateng Ditemukan di Hutan Malaysia

Ia mengambil jurusan Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Selama kuliah, Elisa aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, termasuk sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara. 

Ia bahkan menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FISIP, dan Ketua Senat Mahasiswa Uncen.

Aktivitasnya dalam organisasi membuatnya terlambat lulus, dan ia baru diwisuda pada tahun 1994.

Setelah lulus, Elisa memulai kariernya sebagai tenaga pendamping Program Sarjana Pendamping Purna Waktu (SP2W) dari Bappenas.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved