Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramadhan 2025

Doa Puasa ke-6 Ramadhan 1446 Hijriah Lengkap Tuntunan Puasa

Pada hari ke-6 Ramadhan 1446 Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa puasa.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
ISTIMEWA
ILUSTRASI BERDOA-Doa Puasa ke-6 Ramadhan 1446 Hijriah Lengkap Tuntunan Puasa. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pada hari ke-6 Ramadhan 1446 Hijriah, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa puasa.

Berikut adalah doa puasa Ramadhan 1446 hijriah yang dianjurkan dibaca: 

Doa Hari ke-6 Ramadhan

Arab:

اللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِي فِيهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلاَ تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنِّكَ وَأَيَادِيكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ.

Latin:

Allâhumma lâ takhdzulinî fîhi li ta'arrudhi ma'shiyatika, wa lâ tadribnî bi siyâthi naqmatika, wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhathika, bimanika wa ayyâdîka yâ muntahâ raghbatir râghibîn.

Artinya:

"Ya Allah, janganlah Engkau hinakan aku di dalamnya karena terjerumus dalam maksiat kepada-Mu, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk kemurkaan-Mu, serta jauhkanlah aku di dalamnya dari hal-hal yang menyebabkan kemurkaan-Mu, dengan anugerah dan nikmat-Mu, wahai puncak harapan orang-orang yang berharap."

Syarat Sah Puasa

Puasa dalam Islam memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi agar puasa tersebut sah.

Pertama, seseorang yang berpuasa harus beragama Islam, karena puasa merupakan kewajiban yang hanya diperuntukkan bagi umat Islam. Tanpa status Islam, puasa tidak dianggap sah.

Kedua, berakal sehat, sehingga orang yang mengalami gangguan mental, seperti orang gila atau yang tidak sadar, tidak diwajibkan untuk berpuasa karena mereka tidak bisa membedakan antara yang halal dan haram.

Ketiga, sudah baligh atau dewasa, yaitu seseorang yang telah mencapai usia yang dianggap matang secara fisik dan psikologis untuk menjalankan kewajiban agama, baik laki-laki maupun perempuan. Baligh ditandai dengan tanda-tanda tertentu seperti mimpi basah pada laki-laki atau haid pada perempuan.

Keempat, seseorang yang berpuasa harus dalam keadaan mampu menjalankan puasa, yang artinya tidak ada halangan fisik seperti sakit yang membahayakan tubuh atau gangguan kesehatan yang memengaruhi kemampuan untuk menjalani puasa dengan baik.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved