Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Internasional

Update Kondisi Paus Fransiskus yang Mengalami Dua Episode Gagal Pernapasan Akut

Vatikan mengumumkan pada Senin (3/3/2025) kini kondisi Paus Fransiskus masih dalam pengawasan.

Editor: Duanto AS
ISTIMEWA
PAUS FRANSISKUS - Paus Fransiskus bersama Sanggar Ki Ageng Ganjur Yogyakarta, pimpinan Dr Ngatawi Al Zastrouw, yang memainkan gending Kebo Giro dan Sholawat Badar di pelataran Basilika Santro Petrus, Vatikan, Rabo (/12/2024). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak kemarin Paus Fransiskus mengalami dua episode gagal pernapasan akut.

Vatikan mengumumkan pada Senin (3/3/2025) kini kondisi Paus Fransiskus masih dalam pengawasan.

Penyebab gagal pernapasan akut Paus Fransiskus karena akumulasi signifikan lendir endobronkial serta bronkospasme.

Paus Fransiskus telah menjalani dua bronkoskopi untuk mengeluarkan lendir.

Lalu, Paus harus melanjutkan penggunaan ventilasi mekanis noninvasif.

Vatikan menambahkan Paus tetap "waspada, berorientasi, dan kooperatif setiap saat."

Paus, yang berusia 88 tahun dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma sejak 14 Februari karena bronkitis yang berkembang menjadi pneumonia ganda.

Rawat inap ini merupakan yang terlama sejak ia menjabat sebagai Paus.

Paus Fransiskus memiliki riwayat masalah pernapasan, termasuk pernah menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-paru di masa mudanya setelah mengidap radang selaput dada.

Hal ini membuatnya lebih rentan terhadap infeksi paru-paru.

Sejak dirawat, Paus mengalami beberapa komplikasi, termasuk serangan asma yang memerlukan transfusi darah pada 22 Februari.

Pada akhir pekan lalu, ia sempat stabil setelah mengalami muntah.

Namun, pada Senin (3/3/2025), kondisi Paus kembali memburuk dengan kondisi gagal pernapasan akut yang disebabkan oleh akumulasi lendir dan bronkospasme.

Sejumlah umat Katolik yang datang ke Roma untuk melihat Paus telah mengubah rencana. Kini mereka berkumpul di luar rumah sakit, mendoakan kesembuhan Paus.

Doa bersama juga digelar di berbagai tempat, termasuk di Vatikan, Argentina, dan wilayah lain di dunia.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved