Berita Viral
Ulah Ahok Koar-koar Soal Bobrok Pertamina Disindir Hotman Paris: Munafik Kau, Kenapa Baru Sekarang?
Pengacara Hotman Paris baru-baru ini menanggapi soal pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal korupsi Pertamina.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Pengacara Hotman Paris baru-baru ini menanggapi soal pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal korupsi Pertamina.
Ya, Ahok berkoar-koar soal bobrok Pertamina dan ancam bongkar kasus yang lebih besar.
Pernyataan Ahok tersebut rupanya dikritik Hotman Paris.
Bahkan Hotman Paris sampai menyebut Ahok seorang munafik.
Pengacara Hotman Paris juga menyentil dengan membahas soal gaji atas aksi berani ahok tersebut.
Diungkap Hotman Paris jika gaji Ahok dulu jadi Komisarir Utama Pertamina nilainya miliaran.
Baca juga: Peristiwa Puncak Carstensz Papua, 2 Pendaki Perempuan Meninggal Fiersa Besari Ada di Rombongan
Baca juga: Sosok Riva Cs Tersangka Kasus Korupsi Pertamina di Mata Ahok: Dimarahi Ngeyel
Sebelumnya diberitakan, Ahok mengaku siap membongkar skandal Pertamina yang lebih besar ke Kejaksaan Agung.
Ahok bahkan dengan senang hati jika dirinya dipanggil oleh Kejangung guna dimintai keterangan.
Diungkap Ahok dalam tayangan di Youtube channel Narasi TV, ia nyatanya sudah memperingatkan para direksi alias petinggi di Pertamina saat dulu masih menjabat jadi Komut.
"Saya sering ngancam mereka secara kasar kok 'kalian jangan menganggap saya enggak berjaya hari ini.
Mungkin ada yang anggap saya macan ompong di Pertamina karena enggak jadi Dirut'. Saya bilang 'kalian tunggu waktu akan berputar.
Semua catatannya saya pegang. Satu hari ganti rezim, ku penjarain kalian semua, dan inget baik-baik kalimat saya direksi'," ungkap Ahok, dilansir Tribunjambi.com, Minggu (2/3/2025).
Karenanya, Ahok siap membongkar kebobrokan Pertamina dengan bukti catatan dan rekaman yang ia punya.
Ahok tampak geram dengan terbongkarnya kasus dugaan korupsi di Pertamina Petra Niaga yang menjerat Riva Siahaan dan tujuh orang lainnya.
Kata Ahok, yang sebenarnya terlibat di kasus tersebut harusnya lebih banyak orang.
| Kematian Dokter Myta, Kemenkes: Indikasi Kelebihan Jam Kerja di RSUD KH Daud Arif di Jambi |
|
|---|
| Kabur Eks Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK, Diduga Ikut Terima Suap |
|
|---|
| Harta Haerul Saleh Diungkap usai Anggota BPK RI Itu Meninggal Dunia Usai Kebakaran di Rumahnya |
|
|---|
| Bansos PKH-BPNT Mei 2026 Bertambah 475 Ribu KPM, Segera Cek Status Penerima |
|
|---|
| Setelah 3 Hari Dirawat, Tahrul Korban Bus ALS Meninggal Dunia, Total Tewas 17 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Hotman-Paris-dan-Ahok-23.jpg)