Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 28 Februari - Bersabar dalam Persekusi

Bacaan ayat: Matius 5:12 (TB)  "Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Renungan Harian Kristen 28 Februari - Bersabar dalam Persekusi

Bacaan ayat: Matius 5:12 (TB)  "Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

Oleh Pdt Feri Nugroho

 

Dalam sejarah, kepercayaan yang sangat masif mengalami persekusi ialah iman Kristen.

Memang tidak bisa disangkal, jika iman Kristen menjadi mayoritas pada suatu wilayah, orang Kristen justru menjadi pelaku persekusi.

 Hal ini biasanya terkait erat dengan kekuasaan dan politik yang melatarbelakanginya.

Seiring waktu, iman Kristen mengkaji ulang pengajaran dan mulai kembali pada pengajaran mendasar tentang hidup dalam kasih. 

Hasilnya seperti yang kita bisa nikmati hari ini, bahwa iman Kristen terus fokus pada membangun kehidupan yang diwarnai dengan kasih, mengingat tugas utamanya ialah mewartakan kabar baik tentang jaminan keselamatan dalam Yesus Kristus. 

Jika mundur sejenak diawal kelahirannya, iman Kristen memang telah mengalami persekusi. Persekusi pertama kali dilakukan oleh orang-orang Farisi dan Ahli Taurat.

 Mereka orang-orang yang memegang teguh hukum Taurat secara harafiah. Itu sebabnya ketika Yesus tampil dengan pengajaran-Nya, Yesus diposisikan sebagai pembawa ajaran sesat yang menghujat Allah.

Puncak persekusi terjadi ketika mereka berhasil membunuh Yesus dengan menyalibkan Yesus. 

Penganiayaan berlanjut secara terang-terangan, ketika Saulus yang kala itu bersemangat luar biasa mencari dan memenjarakan setiap orang Kristen yang dijumpainya. 

Hingga akhirnya ia mengalami pengalaman supranatural yang menghantarnya menjadi percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat-nya. Fakta persekusi akan terus panjang dalam sejarah hingga hari ini, dengan dinamika bentuk dan wujudnya. 

Itu sebabnya, sejak awal Yesus telah memberikan peringatan, "Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved