Ramadhan 2025
Jelang Ramadhan 1446 Hijriah, Begini Tata Cara Ziarah Kubur
Umat muslim akan menjalani ibadah di Ramadhan 1446 Hijriah, bulan penuh berkah dan ampunan.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Semoga tradisi ini semakin mempererat ikatan antar umat, serta menguatkan rasa cinta dan kasih sayang di antara kita.
Melalui ziarah kubur, kita dapat menguatkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih penuh cinta.
Saat kita berdoa untuk mereka yang telah tiada, kita juga berdoa untuk diri kita sendiri agar selalu dalam lindungan Allah SWT.
Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berintrospeksi dan memperbaiki diri, dan ziarah kubur menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Tuntunan Ziarah Kubur
Berikut tata cara ziarah kubur yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW:
Materi ini dikutip dari buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah, karya Ustaz Syukron Maksum:
- Berwudhu
Tata cara ziarah kubur yang pertama dengan berwudhu.
Sebelum pergi untuk ziarah hendaknya kita berwudhu terlebih dahulu untuk menyempurnakan dan mensucikan niat kita dalam menjalankan ziarah kubur.
- Mengucap salam
Pada waktu masuk pintu gerbang pemakaman, hendaknya mengucap salam.
Bacaan salam bisa seperti yang diajarkan Rasulullah, yakni:
Assalamu'alaikum ahlad-diyaar minal mu'miniina wal muslimiin. Yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta'khiriin. Wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun. Wa as alullooha lanaa walakumul 'aafiyah.
Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ziarah-makam-ziarah-kubur-040522.jpg)