Banjir di Kota Jambi

Kakek Jaspin Memilih Bertahan di Rumahnya yang Terdampak Banjir di Kota Jambi

Banjir terjadi di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi sejak beberapa hari .

Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
BANJIR - Kondisi rumah kakek Jaspin yang kebanjiran di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Baru, Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banjir terjadi di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi sejak beberapa hari ini.

Lokasi tersebut menjadi langganan banjir sejak beberapa tahun belakangan. 

Setiap kali hujan deras, air meluap dan masuk ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan penuturan warga, banjir kali ini merupakan yang terparah terjadi di wilayahnya.

BANJIR - Kakek Jaspin yang saat ini berusia 74 tahun, memilih bertahan di rumah yang kebanjiran di kawasan RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Baru, Kota Jambi.
BANJIR - Kakek Jaspin yang saat ini berusia 74 tahun, memilih bertahan di rumah yang kebanjiran di kawasan RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Baru, Kota Jambi. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

Saat ini, tinggi air di RT 19 Kelurahan Suka Karya sudah mencapai paha orang dewasa.

Akibatnya, puluhan rumah warga, mushola hingga sekolah ikut terendam banjir

Tidak hanya itu, beberapa warga juga terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya karena banjir kali ini lebih lama dari sebelumnya.

"Yang rumah sebelah itu ngungsi, mereka ada anak bayi umur sebulan. Kasihan kalau di rumah kondisi gini," kata Yanti Lestari, warga RT 19 pada Jumat, (21/2/2025).

Meski sebagian warga memilih mengungusi, beberapa warga lain memilih bertahan di rumahnya meski dengan kondisi seadanya. 

Salah satunya Kakek Jaspin yang saat ini berusia 74 tahun.

Baca juga: Harga Sawit di Sumsel Periode 16-28 Februari 2025, Harga TBS Kelapa Sawit Tertinggi Rp3.464 per Kg

Baca juga: Masuk Daftar Instruksi Megawati, Al Haris Tetap Ikut Retreat di Akmil Magelang

Ia memilih bertahan di rumahnya yang lembab dan tinggal seorang diri.

Kakek Jaspin satu dari beberapa warga yang memilih tidak mengungsi meski sebagian rumahnya sudah sempat terendam air.

Kondisi dapur Kakek Jaspin juga sudah sangat memprihatinkan. Sebagian lantai yang terbuat dari kayu sudah rapuh dan lembab terendam air.

Dibantu warga, Kakek Jaspin juga berusaha menyelamatkan beberapa barang-barangnya dan memindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Yanti mengatakan bahwa banjir sudah terjadi sejak tiga hari belakangan. 

"Dapur bapak itu ambles, sudah tiga kali banjir yang pertama itu terendam. Kedua sudah lebih dalam kayu juga sudah lapik dan yang ketiga ini tambah lagi," ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved