Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Banjir di Kota Jambi

Banjir di Kota Jambi, Kakek Jaspin Pilih Bertahan di Rumah hingga Begini Kondisinya

Saat ini, tinggi air di RT 19, Kelurahan Suka Karya, sudah mencapai paha orang dewasa. Akibatnya, puluhan rumah warga, musala hingga sekolah ikut

TRIBUN JAMBI/SRITUTI APRILIANI PUTRI
BANJIR KOTA JAMBI - Rumah Kakek Jaspin di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, kebanjiran beberapa hari ini, Jumat (21/2/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banjir terjadi di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, sejak beberapa hari ini.

Lokasi tersebut menjadi langganan banjir di Kota Jambi sejak beberapa tahun belakangan. 

Setiap kali hujan deras, air meluap dan masuk ke rumah-rumah warga.

Penuturan warga, banjir kali ini merupakan yang terparah terjadi di wilayahnya.

Saat ini, tinggi air di RT 19, Kelurahan Suka Karya, sudah mencapai paha orang dewasa.

Akibatnya, puluhan rumah warga, musala hingga sekolah ikut terendam banjir

Tidak hanya itu, beberapa warga juga terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya karena banjir kali ini lebih lama dari sebelumnya.

"Yang rumah sebelah itu ngungsi, mereka ada anak bayi umur sebulan. Kasihan kalau di rumah kondisi gini," kata Yanti Lestari, warga RT 19 pada Jumat, (21/2/2025).

Meski sebagian warga memilih mengungusi, beberapa warga lain memilih bertahan di rumahnya meski dengan kondisi seadanya. 

Salah satunya Kakek Jaspin yang saat ini berusia 74 tahun.

Banjir terjadi di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, K
BANJIR - Banjir terjadi di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, sejak beberapa hari ini.

Ia memilih bertahan di rumahnya yang lembab dan tinggal seorang diri.

Kakek Jaspin satu dari beberapa warga yang memilih tidak mengungsi meski sebagian rumahnya sudah sempat terendam air.

Kondisi dapur Kakek Jaspin juga sudah sangat memprihatinkan. Sebagian lantai yang terbuat dari kayu sudah rapuh dan lembab terendam air.

Dibantu warga, Kakek Jaspin juga berusaha menyelamatkan beberapa barang-barangnya dan memindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Yanti mengatakan bahwa banjir sudah terjadi sejak tiga hari belakangan. 

"Dapur bapak itu ambles, sudah tiga kali banjir yang pertama itu terendam. Kedua sudah lebih dalam kayu juga sudah lapik dan yang ketiga ini tambah lagi," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved