Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Viral BMW Putih Berpelat 'N 3 NEN' di Malang, Pengemudi Ditilang Polisi

Sosok pengemudi mobil BMW putih dengan pelat nomor nyeleneh yang viral di Kota Malang, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
PELAT NYELENEH - BMW putih dengan pelat nomor nyeleneh yang viral di Kota Malang, Jawa Timur, akhirnya terungkap. 

TRIBUNJAMBI.COM, MALANG – Sosok pengemudi mobil BMW putih dengan pelat nomor nyeleneh yang viral di Kota Malang, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Mobil tersebut menggunakan pelat palsu bertuliskan "N 3 NEN", yang menarik perhatian warganet setelah videonya beredar luas di media sosial.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa pelat nomor tersebut tidak terdaftar secara resmi.

Pengemudi BMW itu diketahui bernama Raysa Salika (21), seorang mahasiswi di Kota Malang. Dalam keterangannya kepada polisi, ia mengaku sengaja memasang pelat palsu tersebut hanya untuk keperluan konten di media sosial TikTok.

"Hanya untuk konten TikTok, biar kelihatan sinematik atau jedag-jedug saja," ujar Raysa saat dimintai keterangan di Mapolresta Malang Kota, Sabtu (15/2/2025), dilansir dari Kompas.com.

Namun, aksi tersebut berbuntut panjang. Raysa kini harus berurusan dengan polisi dan telah dikenakan sanksi tilang.

Mengaku Hanya Ingin Membuat Konten

Setelah videonya viral, Raysa Salika akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya warga Kota Malang.

"Saya sadar bahwa perbuatan saya tidak benar. Saya memohon maaf kepada masyarakat, terutama warga Kota Malang, karena telah menimbulkan ketidaknyamanan dan kegaduhan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa mobil yang dikendarainya sebenarnya bukan miliknya, melainkan milik temannya. Ia hanya memberikan ide konten dan mengemudikan kendaraan tersebut.

"Mobil itu bukan milik saya, tapi milik teman saya. Saya hanya mengemudikan dan memberikan ide untuk konten," jelasnya.

Adapun pelat nomor asli kendaraan tersebut adalah N 1688 ABG. Namun, Raysa mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana pelat nomor palsu itu didapatkan.

"Yang beli (pelat palsu) adalah pemilik mobil. Detailnya saya kurang tahu, mungkin dibeli secara online," tambahnya.

Meski demikian, ia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya sangat menyesal. Saya berharap tidak ada lagi orang yang melakukan hal serupa, dan sekali lagi saya minta maaf," ucapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved