Berita Viral

Viral Dugaan Penimbunan Gas LPG 3 Kg, DPR RI Syarif Fasha Sidak ke Tanjab Barat Jambi

Anggota DPR RI Komisi XII Syarif Fasha turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke pangkalan gas di Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat

Ist
PANGKALAN GAS - Viral terkait adanya indikasi penimbunan tabung gas LPG yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Viral terkait adanya indikasi penimbunan tabung gas LPG yang terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Anggota DPR RI Komisi XII Syarif Fasha turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke pangkalan gas di Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sebelumnya diketahui, pangkalan gas tersebut telah digerebek tim gabungan terdiri dari Polres Tanjung Jabung Barat dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Tanjung Jabung Barat.

Pangkalan yang disidak Syarif Fasha tersebut, merupakan pangkalan gas LPG 3 kilogram Primkopabri yang berada di jalan Kapten Darham Kelurahan Tungkal 4 Kota, Kecamatan Tungkal Ilir.

Didampingi oleh pihak Pertamina dan dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Fasha melakukan pengecekan dan pemantauan secara langsung pada pangkalan yang dimaksud. 

"Kmi mendengar dan mendapat laporan bahwa salah satu pangkalan di kota Kuala Tungkal ini terindikasi melakukan penimbunan BBM seperti yang ditayangkan oleh satu media nasional," kata Fasha.

Setelah pengecekan dan meminta keterangan pada pemilik pangkalan yang dimaksud. 

Baca juga: 117 Koperasi di Batanghari Masuk Usulan Pembubaran Sejak 2022, Ini Kendala Pemkab

Baca juga: Lagi Proses Cerai, Paula Verhoeven Luncurkan Brand Fashion

Fasha mengatakan untuk proses sanksi akan diserahkan secara langsung ke pihak Pertamina.

"Untuk teknis penyidikan akan dilakukan Perindag dan Pertamina akan tunggu hasilnya. Dan jika memang terindikasi melakukan kecurangan, maka Pertamina nanti akan memberikan saksi mungki akan ada pencabutan izin," jelasnya. 

Ia berharap bahwa tabung gas 3 kilogram tersebut bisa tepat sasaran diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu. 

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi syok terapi untuk pangkalan-pangkalan yang lain. Jadi ke depan peruntukan gas LPG ini bisa tepat sasaran," ujarnya. 

Lebih lanjut, Kabid Perdagangan dan Pasar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Tanjung Jabung Barat Marhalim membenarkan bahwa ada penumpukan tabung gas LPG di pangkalan tersebut.

"Ada penumpukan di belakang, ada sekitar 53 tabung yang tersimpan," sebutnya. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 117 Koperasi di Batanghari Masuk Usulan Pembubaran Sejak 2022, Ini Kendala Pemkab

Baca juga: Lagi Proses Cerai, Paula Verhoeven Luncurkan Brand Fashion

Baca juga: Inilah Katamso Wabup Tanjab Barat Tepilih yang Hartanya Rp151 Juta, Mobilnya Honda Brio

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved