Berita Viral

Aksi Bu Guru Pegang Tangan Pak Guru Bukan Mahram Berujung Viral, Bikin Malu Murid

Viral di sosial media seorang guru wanita masih muda memegang mesra tangan pak guru yang bukan mahramnya.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
TIKTOK
MOMEN MESRA - Viral di sosial media seorang guru wanita masih muda memegang mesra tangan pak guru yang bukan mahramnya. Diketahui peristiwa itu terjadi di SMAN 1 Bukateja, Purbalingga Jawa Tengah ketika siswa melakukan unjuk rasa, Rabu (5/2/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM - Viral di sosial media seorang guru wanita masih muda memegang mesra tangan pak guru yang bukan mahramnya.

Ya, momen guru wanita genggam erat tangan pak guru itu ketika menghadapi protes siswa.

Diketahui peristiwa itu terjadi di SMAN 1 Bukateja, Purbalingga Jawa Tengah ketika siswa melakukan unjuk rasa, Rabu (5/2/2025).

Saat itu para siswa menuntut penjelasan mengenai keterlambatan finansial penginputan Pangkalan Data Sekola dan Siswa (PDSS).

Saat itu guru wanita itu justru menggenggam tangan guru pria sambil sedikit memeluknya.

Terkait video viral itu, Kepala SMAN 1 Bukateja, Purwito buka suara.

Dalam video tersebut, terlihat guru Bimbingan Konseling (BK) berinisial LT berusaha berkomunikasi dengan siswa yang marah.

Baca juga: Ejek Gaji PNS Kecil, Wenny Myzon Sebut Gaji Pembantunya Lebih Besar, Eks Sahabat Bongkar Aib Baru

Baca juga: Menderita Firdaus Oiwobo Usai Dipecat KAI Gegara Naik Meja di Sidang Hotman Paris Vs Razman Nasution

"Ibu guru yang ada di video itu mengampu mapel Bimbingan Konseling (BK) sehingga terlibat banyak dalam kepanitian SNPMB di sekolah," kata Purwito saat dihubungi, Sabtu (8/2/2025).

Ia menambahkan bahwa salah satu tuntutan siswa adalah untuk bertemu dengan guru BK, sehingga LT keluar untuk beraudiensi.

Namun, karena merasa panik dan ketakutan menghadapi ratusan siswa sendirian, LT didampingi oleh dua guru senior, Pak Dodo dan Ibu Sulis.

"Ibu guru BK itu masih sangat muda, statusnya masih guru bantu dan baru dua bulan bertugas di SMA Bukateja, jadi wajar kalau mentalnya belum tangguh menghadapi kondisi semacam itu," ungkap Purwito.

Meskipun didampingi, LT tetap menghadapi protes keras dari siswa.

Purwito menggambarkan situasi tersebut.

"Saking takutnya menghadapi siswa, tubuh LT sampai gemetar dan keluar keringat dingin."

Ia menjelaskan bahwa Pak Dodo berusaha memberikan perlindungan dan dukungan kepada LT, bukan untuk tujuan negatif alias skandal seperti yang dituduhkan.

Purwito menegaskan, keduanya telah dimintai konfirmasi dan tidak ditemukan pelanggaran disiplin maupun etik dalam peristiwa tersebut, sehingga tidak ada sanksi yang dijatuhkan.

"Sekarang kami sedang fokus pada proses SNPMB, alhamdulillah finalisasi penginputan PPDS sudah selesai dan 140 siswa SMAN 1 Bukateja akhirnya bisa ikut SNBP," pungkasnya.

Sebelumnya Viral di sosial media seorang wanita mengamuk histeris karena pacarnya mau merantau cari uang.

Bahkan wanita ini ancam mau melompat ke laut jika pacarnya nekat pergi merantau.

Melihat perangai sang wanita, pria ini pun memilih turun dari kapal.

Tampak video yang beredar di sosial media wanita mengenakan baju merah itu mengancam akan bunuh diri usai kekasih naik kapal.

Video berdurasi 30 detik itu yang beredar awalnya pria lari untuk menaiki kapal.

Namun si wanita itu masih mengejar sampai dihentikan banyak orang.

Bahkan, petugas berusaha memegangi si wanita yang histeris menangis hingga tersungkur di tanah.

Setelah ditelusuri, kejadian tersebut terjadi di Pelabuhan Passarang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (8/2/2025) pagi.

Ternyata sebelum video tersebut direkam, si wanita juga sempat histeris.

NGAMUK HISTERIS - Seorang Wanita ngamuk histeris lantaran pacarnya mau merantau, Tampak video yang beredar di sosial media wanita mengenakan baju merah itu mengancam akan bunuh diri usai kekasih naik kapal.
NGAMUK HISTERIS - Seorang Wanita ngamuk histeris lantaran pacarnya mau merantau, Tampak video yang beredar di sosial media wanita mengenakan baju merah itu mengancam akan bunuh diri usai kekasih naik kapal. (ist)

Petugas lantas menurunkan lelaki yang disebut sebagai kekasihnya kembali ke dermaga.

Namun, setelah perbincangan panjang, laki-laki berbaju hitam tersebut kembali berlari menaiki kapal dan nekat meninggalkan si wanita.

Petugas Syahbandar Pelabuhan Passarang Majene, Ayyub membenarkan, wanita dan laki-laki yang viral tersebut adalah sepasang kekasih.

"Kejadiannya tadi pagi, dia sepasang kekasih, awalnya ada dua laki-laki yang mau berangkat ke Kotabaru, langsung ada perempuan mengamuk," kata Ayyub kepada wartawan, Sabtu.

Ayyub menerangkan, wanita tersebut sempat berlari dari ruang tunggu menuju dermaga pelabuhan sambil menangis.

Dia mengaku tak rela ditinggal pacarnya.

Ia juga memohon sang kekasih untuk batal berangkat.

Lebih histeris lagi, perempuan tersebut sempat mengancam akan bunuh diri.

Ia mengancam akan lompat ke laut jika sang kekasih benar berangkat.

"Jadi tadi itu kita jaga terus, jangan sampai ini perempuan loncat ke laut, karena sempat bilang mau bunuh diri," lanjutnya.

Disebutkan, pertengkaran pasangan kekasih itu sempat menghambat keberangkatan kapal.

Sebab si wanita mengancam untuk bunuh diri, petugas menyarankan kepada laki-laki untuk batal berangkat.

Laki-laki yang sudah di atas kapal itu batal berangkat.

Ia diminta petugas agar turun dari kapal.

"Kalau nama laki-laki dan perempuan tadi itu kita tidak ada yang catat, nda sempat juga kita tanyakan, kedua pasangan kekasih itu diperkirakan berusia 25 tahun," katanya lagi.

Mau ke kalimantan Kumpulkan Uang Panai

Dikabarkan, pemuda itu harus mengurungkan niat untuk merantau ke Kota Baru Kalsel demi mengikuti keinginan doinya.

Menurut kerabatnya, Uci menjelaskan, pria itu sebenarnya memiliki niat baik untuk masa depan mereka. 

"Dia mau pergi ke Kalimantan supaya bisa dapat uang panai dan segera menikahi pacarnya, tapi karena pacarnya ngamuk, dia akhirnya batal berangkat," Kata Uci saat dikonfirmasi Tribun Sulbar.com via telepon. 

Peristiwa ini pun viral di media sosial, memancing beragam reaksi dari warganet. 

Sebagian mendukung keputusannya untuk tetap bersama kekasihnya, sementara yang lain menilai bahwa merantau untuk mencari nafkah adalah bagian dari perjuangan sebelum menikah.

Lebih lanjut Uci menjelaskan, kini keluarganya berharap pasangan ini bisa menemukan solusi terbaik agar pernikahan mereka tetap bisa terwujud tanpa harus melalui drama serupa di kemudian hari.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved