Polemik di Papua

OTK Penembak Aipda Syam Diduga KKB Papua, Kanit Intelkam Alami Luka Tembak di Mata

Pelaku penembakan anggota polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Aipda Syam diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Editor: Darwin Sijabat
Dok Satgas Operasi Damai Cartenz/Istimewa
UNGKAP TERDUGA PELAKU: Sejumlah anggota KKB Papua tampak memegang senjata lengkap. Kepala Satgas Operasi Damai Kartenz, Brigjen Polisi Faizal Ramadhani menyampaikan penembak Aipda Syam merupakan anggota KKB Papua Ndugama. (DOK OPERASI SATGAS DAMAI KARTENZ/Istimewa) 

Anggota polisi ditembak OTK. Satgas duga pelakunya KKB Papua.

TRIBUNJAMBI.COM - Pelaku penembakan anggota polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Aipda Syam diduga dari Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.

Kanit Intelkam Polsek Kurima itu mengalami luka tembak di bagian mata sebelah kiri.

Insiden penembakan itu terjadi saat korban melayani pembeli di kios miliknya pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pelaku penembakan tersebut diduga dari KKB Papua Ndugama.

Dugaan tersebut disampaikan Kepala Satgas Operasi Damai Kartenz, Brigjen Polisi Faizal Ramadhani.

Dia mengungkapkan pelaku penembakan kemungkinan merupakan bagian dari KKB Papua Ndugama

"Kami menduga pelaku penembakan merupakan bagian dari KKB Ndugama," ujarnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (4/2). 

Faizal menjelaskan sebelumnya KKB Papua kelompok Ndugama terdeteksi berada di Kampung Wulagaima, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo. 

Baca juga: 1 Anggota KKB Papua Berhasil Dibekuk di Yahukimo, 2 Tahun DPO, Ini Kasusnya

Baca juga: Polisi Sita 2 Senpi dari Anggota KKB Papua, Sebelumnya Dibawa Kabur Aske Mabel dari Polres Yalimo

"Dari analisis awal, pelaku tampaknya sudah mengetahui kondisi Polsek Kurima yang sedang kosong dan mengetahui korban adalah anggota polisi," tambahnya.

Sebelum penembakan, Aipda Syam didatangi dua orang yang berpura-pura ingin membeli barang di kiosnya sekitar pukul 19.00 WIT. 

Tiba-tiba, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan menembak korban di bagian mata. 

Setelah terkena tembakan, korban segera mematikan lampu dan meraba senjata revolver yang disimpannya di bantal untuk membela diri dari ancaman tersebut. 

Selanjutnya, Aipda Syam berhasil menyelamatkan diri ke Pos TNI yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian. 

Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengungkap lebih lanjut mengenai pelaku dan motif di balik penembakan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, satu anggota polisi kembali menjadi korban penembakan, kali ini terjadi di Kampung Eroma, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) itu pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 19.15 WIT.

Korban tersebut yakni seorang personel Polsek Kurima, Aipda Syam (42) hingga mengalami luka tembak di bagian mata sebelah kiri.

Beruntungnya, aksi ini tidak menghilangkan nyawa Aipda Syam.

Baca juga: Terduga Jaringan KKB Papua Ditangkap, Pemuda di Yalimo Diduga Informan Aske Mabel si Pecatan Polisi

Dilansir dari Tribun Papua, saat itu Aipda Syam sedang berada di kios milik warga. Tiba-tiba, suara tembakan sebanyak empat kali terdengar dari arah Polsek Kurima.

Satu tembakan berasal dari OTK, sementara tiga tembakan lainnya merupakan balasan dari Aipda Syam menggunakan senjata pistol revolvernya.

Menurut saksi mata, Serda Ahmed dan Praka Akhirudin, yang merupakan penjaga pos, saat itu melihat korban berlari ke arah mereka dengan luka di mata kiri dan darah bercucuran. 

Korban kemudian dilarikan ke dalam Pos Satgas Yonif 641/BRU untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Aipda Syam yang mengalami luka tembak di mata sebelah kiri, saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, pelaku penembakan, berjumlah dua orang. Awalnya, kedua pelaku datang ke kios dengan modus berpura-pura ingin berbelanja.

Saat korban menanyakan apa yang ingin dibeli, pelaku langsung menodongkan senjata api rakitan ke arah korban.

Korban mendengar suara letusan dan berusaha menghindar, namun tembakan tersebut mengenai matanya.

Dalam kondisi terluka, Aipda Syam sempat memadamkan lampu kios dan meraih senjata revolvernya yang tersimpan di bawah bantal.

Ia kemudian keluar untuk mengejar pelaku sambil melepaskan tembakan balasan. Korban mengaku tidak mengenal kedua pelaku karena mereka adalah orang baru di daerah tersebut.

Baca juga: Istri La Jahari Ungkap Suaminya Pamit Antar Barang Jualan Sebelum Ditemukan Tewas, Ulah KKB Papua

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif pelaku penembakan.

Situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan relatif kondusif, namun aparat keamanan tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya aksi serupa di kemudian hari.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 240, Keberhasilan Ekonomi di Orde Baru

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 240, Ekonomi Orde Baru

Baca juga: Cara Mendaftar Berobat di Mayapada Hospital Online atau Offline Terbaru 2025, Bisa Pakai BPJS

Baca juga: Kunci Jawaban  Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 173, Imbuhan

Artikel ini diolah dari Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved