Berita Tanjabbar
Harga Kelapa Mulai Naik, Pengepul di Tanjabbar Pernah Rugi Besar
Harga pinang yang terus merosot sempat membawa kerugian besar bagi para pengepul di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Harga pinang yang terus merosot sempat membawa kerugian besar bagi para pengepul di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Dea, salah satu pengepul pinang, kelapa, dan kopi di Tanjabbar, menceritakan bahwa ia mengalami masa sulit pada tahun 2018.
"Saya rugi besar semenjak Thailand waktu itu nggak ngambil pinang lagi. Stok pinang banyak di saya, tapi harga terus turun," ungkap Dea, Jumat (17/1/2025).
Meskipun selain Thailand ada India dan Pakistan sebagai pasar utama pinang, dampaknya tetap signifikan bagi pengepul maupun petani pinang di Tanjabbar.
Kerugian tersebut membuat usaha Dea terpuruk untuk sementara waktu.
Namun, keberagamannya dalam menampung komoditas lain seperti kelapa dan kopi membantu memulihkan usahanya secara perlahan.
"Untungnya saya nggak hanya fokus di pinang, jadi usaha saya lambat laun bisa stabil lagi," ujar Dea.
Saat ini, para pengepul di Tanjabbar terus berupaya mengatasi tantangan pasar pinang dengan mengandalkan diversifikasi usaha untuk menjaga kelangsungan bisnis mereka.
| Tak Kunjung Pulang, Dua Nelayan Asal Tanjab Barat Jambi Dilaporkan Hilang di Perairan Mendahara |
|
|---|
| Jalan Lintas Timur Jambi-Riau Tergenang Banjir Karena Luapan Sungai Merlung |
|
|---|
| Katamso Hadiri Pelantikan Pengurus KADIN Jambi, Usman Sulaiman Resmi Dilantik |
|
|---|
| Polisi Cokok 2 Residivis Maling Beraksi di Kejurprov Bulutangkis di Jambi: 13 HP Atlet Bungo Disikat |
|
|---|
| APBD 2026 Mulai Dibahas, Bupati Tanjabar Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tampak-beberapa-orang-sedang-mengumpulkan-kelapa-ke-pengepul.jpg)