Berita Sungai Penuh

Ledakan di Pabrik Kulit Manis Sungai Penuh, Polres Kerinci Lakukan Penyelidikan, Perusahaan Bungkam

Polres Kerinci tengah mendalami insiden ledakan tangki air nilam di Pabrik PT Cassia CO-OP, Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Penulis: Herupitra | Editor: Mareza Sutan AJ
Tribunjambi.com/Heru Pitra
Kondisi pabrik kulit manis Sungai Penuh pascaledakan yang terjadi tempo hari, Kamis (9/1/2025). Seorang karyawan dikabarkan meninggal dunia akibat insiden itu. 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Kepolisian Resor (Polres) Kerinci tengah mendalami insiden ledakan tangki air nilam di Pabrik PT Cassia CO-OP, Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Kecelakaan kerja yang terjadi pada Selasa (7/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB itu menyebabkan seorang karyawan meninggal dunia dengan luka serius.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan menyatakan bahwa ledakan terjadi pada tangki air nilam berukuran 40 cm yang digunakan dalam proses produksi di pabrik tersebut. 

"Tangki tersebut tiba-tiba meledak mengenai korban atas nama Afrodeka, seorang karyawan pabrik," ujar AKP Very, dikonfirmasi pada Kamis (9/1/2025).

Menindaklanjuti insiden ini, tim Inafis Sat Reskrim Polres Kerinci langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 19.00 WIB untuk melakukan olah TKP. 

"Kami telah memasang garis polisi di lokasi untuk memastikan area tetap steril selama penyelidikan berlangsung," jelas AKP Very.

 

Ledakan Memecah Hening, Kepanikan Merebak

Sebelumnya, Desa Koto Dumo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, diguncang tragedi memilukan pada Selasa (7/1/2025).

Sebuah ledakan keras dari mesin pabrik PT Cassia Coop menggema di seluruh penjuru desa, menggemparkan warga sekitar.

Ledakan ini diduga menyebabkan seorang karyawan kehilangan nyawa.

Akan tetapi, hingga kini, pihak perusahaan memilih bungkam, menyisakan banyak tanda tanya.

Dari keterangan warga, bunyi ledakan terdengar seperti dentuman besar yang memecah keheningan sore itu.

Kepanikan merebak, warga bergegas mendekati lokasi pabrik, namun langkah mereka terhenti.

Pihak keamanan pabrik melarang siapa pun masuk, membuat suasana semakin mencekam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved