Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Gempa 7,1 Skala Richter Melanda Tibet Hari Ini, 95 Meninggal, 130 Luka-luka

Gempa bumi dengan kekuatan 7,1 skala richter (SR) melanda dekat salah satu kota tersuci di Tibet, Selasa (7/1/2025) pagi waktu setempat

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
ist
Gempa 7,1 skala ritcher mengguncang Tibet, Selasa (7/1/2025) pagi 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Gempa bumi dengan kekuatan 7,1 skala richter (SR) melanda dekat salah satu kota tersuci di Tibet, Selasa (7/1/2025) pagi waktu setempat, demikian menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi China (CENC), 

Melansir Xinhua melalui The Guardian, terkini otoritas setempat mencatat 95 orang tewas dan 130 orang mengalami luka pascagempa.

Menurut CENC, Gempa bumi mengguncang daerah Dingri dengan kekuatan 6,8 skala richter di dekat perbatasan dengan Nepal pada Selasa pagi. Namun Survei Geologi AS melaporkan gempa tersebut berkekuatan 7,1 skala richter.

Video yang dipublikasikan oleh lembaga penyiaran negara China CCTV menunjukkan rumah-rumah hancur dengan dinding retak dan pecah, serta puing-puing berserakan di reruntuhan setelah gempa bumi.

Kantor berita China, Xinhua melaporkan, hingga pukul 11:40 waktu setempat, lebih dari 1.500 petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat setempat telah dikirim ke daerah-daerah yang terkena dampak gempa bumi.

Lebih lanjut, 22.000 barang termasuk tenda katun, mantel katun, selimut, dan tempat tidur lipat juga telah dikirim ke wilayah tersebut, katanya.

Dampak gempa bumi, yang menghantam kota suci Shigatse di Tibet sekitar pukul 09:00 waktu setempat terasa di seluruh wilayah Shigatse di Tibet, rumah bagi 800.000 orang.

Media pemerintah mengatakan gempa bumi awal berpusat di wilayah Tingri, sekitar 240 mil dari ibu kota Tibet, Lhasa.

Gempa ini diikuti oleh sejumlah gempa susulan dengan kekuatan hingga 4,4 skala richter.

Suhu di Dingri sendiri terbilang dingin, sekitar minus 8 derajat Celsius.

Suhu ini akan turun hingga minus 18 malam ini, menurut Badan Meteorologi Tiongkok, demikian laporan AFP.

CENC, lebih lanjut melaporkan, meskipun gempa bumi umum terjadi di wilayah tersebut, gempa hari ini adalah yang terkuat yang tercatat dalam radius 200 kilometer dalam lima tahun terakhir.

Hingga pukul 15.00 sore waktu setempat, setidaknya 95 orang tewas akibat gempa bumi dengan 130 orang lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah ini meningkat dari laporan sebelumnya yang menyebut 53 tewas dan 62 luka-luka.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved