Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh

Update Korban Kecelakaan Pesawat Azerbaijan Airlines di Kazakhstan, 38 Orang Tewas

Setidaknya 38 orang tewas setelah kecelakaan pesawat penumpang Azerbaijan Airlines yang jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan kemarin.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
IST
Kolase: kondisi terkini pascajatuhnya Azerbaijan Airlines, tangkapan layar video amatir saat pesawat jatuh pada Rabu (25/12/2024) 

Berdasarkan keterangan otoritas Kazakhstan yang dikutip dari The Associated Press, penumpang pesawat terdiri dari 42 warga Azerbaijan, 16 warga Rusia, 6 warga Kazakhstan, dan 3 warga Kyrgyzstan.  

Informasi terakhir, ada 33 korban yang dinyatakan meninggal.

Selain itu, dua pilot juga dipastikan meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Maskapai penerbangan telah menyiapkan saluran telepon darurat untuk anggota keluarga penumpang.

 

Kronologi Kecelakaan

Jurnalis Al Jazeera, Yulia Shapovalova yang melaporkan dari Rusia menyebut, pesawat meminta pendaratan darurat sebelum insiden.

"Pesawat meminta pendaratan di bandara alternatif sebelum kecelakaan ... karena kabut tebal di Grozny," demikian laporan  dari Moskow.

Sementara laporan lain menyebut, pilot mencoba melakukan pendaratan darurat setelah pesawat mengalami gangguan yang diduga disebabkan bird strike atau menabrak kawanan burung.

Pengawas penerbangan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa informasi awal menunjukkan pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat setelah menabrak burung.

Sebagai informasi, Kota Aktau berada di seberang pantai Laut Kaspia dari Azerbaijan dan Rusia.

Menurut data penerbangan dari FlightRadar24, pesawat sempat mengalami perubahan ketinggian yang signifikan sebelum jatuh. 

Rekaman video amatir juga beredar di media sosial yang menunjukkan detik-detik Azerbaijan Airlines sebelum jatuh.

Pesawat sempat menukik tajam sebelum jatuh dan terbakar di darat.

Pihak berwenang di Kazakhstan mengatakan komisi pemerintah akan menyelidiki kecelakaan itu dan para anggotanya telah diperintahkan untuk terbang ke lokasi dan memastikan bahwa keluarga korban tewas dan terluka mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Kementerian Darurat Kazakhstan menyebutkan bahwa pesawat tersebut mengalami gangguan GPS saat mendekati Aktau.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved