Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Banjir dan Longsor Sumut, 15.754 Kepala Keluarga Terdampak Bencana

24 daerah di Sumatera Utara (Sumut) terdampak banjir dan longsor. Selain itu, 15.754 kepala keluarga juga terdampak bencana

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Ist
Anggota SAR Brimob Polda Sumut memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak bencana longsor di Sibolangit. 

Banjir dan longsor di Sumut

TRIBUNJAMBI.COM - 24 daerah di Sumatera Utara (Sumut) terdampak banjir dan longsor.

Selain itu, 15.754 kepala keluarga juga terdampak bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Ini disampaikan Pemprov) Sumut dan BMKG di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (28/11/2024).

Dalam sepekan ke depan, intensitas hujan masih tinggi di Sumut, masyarakat diminta tetap waspada banjir dan lonsor.

BPBD Sumut mencatat, berdasar laporan sementara yang dihimpun untuk korban banjir pada 3 daerah yakni, Kota Medan, Binjai, dan Deliserdang yang terjadi sejak 27 November 2024, ada sekitar 15.754 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir

Untuk menindaklanjuti hal itu, Pemprov Sumut melalui BPBD telah melakukan sejumlah upaya seperti berkoordinasi dengan pemerintah setempat, melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi banjir, mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan, serta melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir.

Baca juga: 4 Rekomendasi Drama Yoo Yeon Seok Selain When The Phone Rings, Ada Hospital Playlist

Baca juga: Tawuran Pelajar di Kota Jambi, Siswa SMA 6 vs SMK 3 Bawa Sajam Diduga Berselisih saat Tanding Futsal

"Bagi masyarakat yang ingin berpergian ke tempat wisata yang berpotensi longsor, banjir kami imbau untuk menunda terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari terjadinya bencana yang dapat menimbulkan korban jiwa," imbaunya.

Kepala BMKG Wilayah I Sumut, Hendro Nugroho, Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provsu, Harvina Zuhra. 

Hendro Nugroho menyampaikan, Wilayah Sumut untuk seminggu ke depan yakni pada 27 November sampai 4 Desember 2024 diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi pada sore, malam, hingga dini hari. 

"Pada Oktober 2024, kami sudah merilis bahwa puncak musim hujan terjadi pada Oktober, November dan Desember. Dan pada saat ini kita dalam kondisi memasuki puncak musim hujan, ditambah terkait dengan kondisi global dan curah hujan di Sumut," ucapnya.

BMKG memprediksi potensi banjir tejadi di Pantai Timur, Lereng Timur, Pegunungan, Lereng Barat, dan Pantai Barat Sumut. 

Selain itu, potensi longsor juga terjadi pada November-Desember 2024, di Lereng Timur, Lereng Barat, Pegunungan, dan Pantai Barat Sumut.

“Pola cuaca untuk seminggu ke depan diperkirakan akan tetap sama seperti kondisi sekarang, terutama untuk wilayah Langkat, Deliserdang, Karo, Binjai, Tapteng, Pakpak Bharat, Simalungun, Asahan, Sergai, Nias, Nias Barat, Humbahas, Medan, Labuhanbatu, Labura, Toba, Palas, Paluta, Samosir, Tapsel, Taput, Dairi, Tebingtinggi, dan Gunungsitoli,” terangnya.

Untuk informasi itu, BMKG selalu mengeluarkan rilis berupa kondisi cuaca terkini di wilayah I. 

Baca juga: Real Count Terbaru KPU Hasil Pilkada Muaro Jambi Jumat 29 November 2024 di 796 TPS 

Masyarakat bisa mengakses informasi terkini perkembangan prakiraan cuaca pada kanal Instagram BMKG @infobmkgsumut. 

Dirinya pun menyarankan agar masyarakat tetap waspada dan membuat Siskamling, guna mengantisipasi jika terjadi banjir.

Berharap dengan adanya pemberitahuan yang dikeluarkan tersebut, maka antisipasi dapat dilakukan dengan segera.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Status Sumut Darurat Bencana, BPBD Catat Korban 15.754 Kepala Keluarga imbas Bencana Alam, 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Baca juga: 4 Rekomendasi Drama Yoo Yeon Seok Selain When The Phone Rings, Ada Hospital Playlist

Baca juga: Tawuran Pelajar di Kota Jambi, Siswa SMA 6 vs SMK 3 Bawa Sajam Diduga Berselisih saat Tanding Futsal

Baca juga: Rincian Kenaikan Gaji Guru yang Berlaku 2025, Rp2 Juta untuk Non-ASN dan Satu Kali Gaji untuk ASN

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved