Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 67, Hikayat dan Cerpen

Simak pembahasan kunci jawaban kelas 10 SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka halaman 67.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Pixabay/asianone.com
Simak pembahasan kunci jawaban kelas 10 SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka halaman 67. 

TRIBUNJAMBI.COM - Simak pembahasan kunci jawaban kelas 10 SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka halaman 67.

Materi ini tentang perbedaan karakterisasi tokoh dan plot cerpen dan hikayat.

Alur yang digunakan pada hikayat adalah alur maju.

Berbeda dengan cerpen yang memiliki alur lebih variatif.

Sudut pandang penceritaan pun berbeda antara hikayat dan cerpen.

Hikayat menggunakan sudut pandang orang ketiga, orang yang men-
ceritakan. Adapun cerpen menggunakan sudut pandang yang beragam.

Sekarang, buatlah kesimpulan mengenai perbedaan karakterisasi
tokoh dan plot hasil analisis kalian dengan penjelasan di atas.

Jawaban

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan karakterisasi tokoh dan plot antara hikayat dan cerpen adalah sebagai berikut:

Karakterisasi Tokoh

Hikayat:Tokoh-tokohnya cenderung bersifat statis, yaitu tidak mengalami perubahan karakter yang signifikan dari awal hingga akhir cerita.
Tokoh-tokohnya digambarkan secara ideal, yaitu memiliki sifat dan watak yang sempurna.
Tokoh-tokohnya memiliki peran yang relatif sederhana, yaitu sebagai tokoh protagonis atau antagonis.
Cerpen:Tokoh-tokohnya cenderung bersifat dinamis, yaitu mengalami perubahan karakter dari awal hingga akhir cerita.
Tokoh-tokohnya digambarkan secara realistis, yaitu memiliki sifat dan watak yang kompleks.
Tokoh-tokohnya memiliki peran yang lebih kompleks, yaitu bisa menjadi tokoh protagonis, antagonis, maupun tritagonis.
Plot

Hikayat:Alur yang digunakan adalah alur maju, yaitu peristiwa-peristiwa dalam cerita disajikan secara berurutan dari awal hingga akhir.
Plotnya cenderung sederhana, yaitu hanya menceritakan perjalanan hidup tokoh utama dari awal hingga akhir.
Plotnya memiliki struktur yang jelas, yaitu terdiri dari tahap pengenalan, tahap konflik, tahap klimaks, tahap penyelesaian.
Cerpen:Alur yang digunakan bisa berupa alur maju, alur mundur, atau alur campuran.
Plotnya cenderung lebih kompleks, yaitu bisa menceritakan berbagai peristiwa yang dialami tokoh utama.
Plotnya memiliki struktur yang lebih fleksibel, yaitu bisa saja tidak memiliki struktur yang jelas.
Perbedaan karakterisasi tokoh dan plot antara hikayat dan cerpen ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

Jenis karya sastra: Hikayat merupakan karya sastra Melayu klasik, sedangkan cerpen merupakan karya sastra modern.
Tujuan penulisan: Hikayat bertujuan untuk memberikan hiburan dan pendidikan moral, sedangkan cerpen bertujuan untuk memberikan hiburan, pendidikan, atau kritik sosial.
Pembaca: Hikayat ditujukan untuk masyarakat umum, sedangkan cerpen ditujukan untuk pembaca yang lebih spesifik.
Dengan memahami perbedaan karakterisasi tokoh dan plot antara hikayat dan cerpen, kita bisa lebih mudah untuk membedakan kedua jenis karya sastra ini.

 

 Disclaimer

1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.

2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.

3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 50, Pengarang Buku

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved