Kunci dan Jawaban
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 139, Proyek Mercusuar di Kepemimpinan Soekarno
Simak pembahasan kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS Kurikulum Merdeka halaman 139.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Simak pembahasan kunci jawaban kelas 9 SMP mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS Kurikulum Merdeka halaman 139.
Tugas ini tentang pemahaman materi sebelumnya.
Pembangunan pada masa Sukarno tidak bisa dilepaskan dari
Politik Mercusuar yang dijalankan oleh Presiden Sukarno seiring
dimulainya periode Demokrasi Terpimpin pada tahun 1959. Politik
Mercusuar adalah politik luar negeri yang fokus pada keterlibatan
dalam percaturan politik dunia untuk menjalankan agenda ter-
tentu. Presiden Sukarno menggunakan Politik Mercusuar untuk
menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara besar
yang mampu memimpin negara-negara berkembang untuk meng-
hadapi kekuatan negara industri maju. Politik Mercusuar Sukarno
kemudian mendorong dilakukannya pembangunan besar-besaran
dalam bidang infrastruktur untuk mendukung berbagai agenda
tersebut.
Carilah informasi mengenai proyek pembangunan infrastruktur
apa saja yang dilakukan dalam rangka menjalankan Politik Mercusuar
Presiden Sukarno, lalu pilih dan tuliskan 2 proyek pembangunan
beserta keterangan tujuan dibangunnya infrastruktur tersebut.
Jawaban
Proyek Pembangunan Infrastruktur Penting pada Masa Sukarno
Stadion Gelora Bung Karno (GBK)
Tujuan: Pembangunan GBK memiliki beberapa tujuan utama:Menjadi simbol kekuatan dan kebanggaan nasional: GBK dirancang sebagai stadion olahraga bertaraf internasional yang dapat menampung ribuan penonton. Stadion ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event olahraga besar seperti Asian Games 1962.
Mendorong semangat nasionalisme: GBK diharapkan dapat membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui penyelenggaraan berbagai acara olahraga dan kebudayaan di GBK, diharapkan dapat memperkuat identitas nasional.
Menjadi pusat olahraga dan rekreasi: GBK tidak hanya berfungsi sebagai stadion, tetapi juga sebagai pusat olahraga dan rekreasi bagi masyarakat.
2. Monumen Nasional (Monas)
Tujuan: Pembangunan Monas memiliki beberapa tujuan utama:Menjadi simbol perjuangan kemerdekaan: Monas didirikan sebagai tugu peringatan bagi para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Mewujudkan cita-cita nasional: Monas melambangkan cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi negara yang maju dan bersatu.
Menjadi ikon kota Jakarta: Monas menjadi salah satu landmark kota Jakarta yang paling terkenal dan menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Mengapa Proyek-proyek Tersebut Penting?
Pembangunan GBK dan Monas merupakan contoh nyata dari bagaimana Presiden Sukarno memanfaatkan infrastruktur sebagai alat untuk mencapai tujuan politiknya. Kedua proyek ini tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga nilai simbolis yang sangat kuat. Melalui pembangunan infrastruktur yang megah, Presiden Sukarno ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan memiliki potensi yang luar biasa.
Dampak dari Pembangunan Infrastruktur pada Masa Sukarno
Pembangunan infrastruktur pada masa Sukarno memiliki dampak yang sangat signifikan bagi Indonesia.
Disclaimer
1. Pembahasan di atas hanya sebagai referensi belajar.
2. Soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku di atas.
3. Artikel ini tidak mutlak menjamin kebenaran jawaban. Siswa dapat mengembangkan jawaban yang lebih baik.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 131, Media Massa
Prediksi Skor dan Statistik Chelsea vs Fulham di Liga Premier Inggris, Kick off 18.30 WIB |
![]() |
---|
Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Halaman 51 : Tentang Virus |
![]() |
---|
Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Halaman 48 : Hipotermia |
![]() |
---|
Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Halaman 33 : Penerapan Pancasila |
![]() |
---|
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 48-49 : Rencana Usaha |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.