Debat Pilwako Jambi

Debat Pilwako Jambi, Maulana Janjikan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Jambi

Dalam debat perdana Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Jambi 2024, Maulana, paslon nomor urut 1, mengungkapkan pentingnya konektivitas yang baik untuk mend

Tribunjambi/Aldino
Pada sesi kedua debat Pilwako Jambi 2024, cawako nomor urut 1 Maulana mendapat giliran menjawab pertanyaan panelis tentang ekonomi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada sesi kedua debat Pilwako Jambi 2024, cawako nomor urut 1 Maulana mendapat giliran menjawab pertanyaan panelis tentang ekonomi.

Acara debat calon Wali Kota Jambi 2024 yang perdana, di Ratu Convention Center, Kota Jambi, Minggu (3/11/2024), memasuki sesi keempat.

Panelis mengambil pertanyaan bertema ekonomi di dalam fishbawl dan calon wali kota mendapat waktu 2 menit untuk menjawab.

Dalam debat perdana Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Jambi 2024, Maulana, paslon nomor urut 1, mengungkapkan pentingnya konektivitas yang baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Jambi

Menanggapi pertanyaan tentang infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan untuk mendukung mobilitas barang dan orang, Maulana menjelaskan bahwa konektivitas merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah kota.

“Program kami yang pertama adalah memperbaiki konektivitas dalam lingkungan yang kami sebut dengan Kampung Bahagia, di mana infrastruktur dibangun secara gotong royong. Selain itu, kami juga akan meningkatkan konektivitas antar wilayah di dalam kota,” ungkap Maulana.

Ia menyoroti bahwa Kota Jambi memiliki sekitar 500 km jalan, di mana 89 persen dalam kondisi baik. 

Namun, Maulana menekankan perlunya peningkatan berkelanjutan agar pusat-pusat pertanian, UMKM, pendidikan, dan tempat ibadah dapat terhubung dengan baik.

“Untuk jalan status provinsi dan nasional, kami akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk memperbaikinya, sehingga hubungan antar wilayah di Provinsi Jambi dan dengan provinsi lain semakin lancar. Ini akan memudahkan arus barang dan dapat membantu menekan angka inflasi,” tambahnya.

Maulana juga menyampaikan bahwa dengan adanya koneksi melalui jalan tol, Jambi memiliki peluang besar untuk mengembangkan pariwisata. 

“Kita harus mengembangkan pariwisata dengan pusat-pusat ekonomi baru. Kami memiliki program untuk pengembangan kawasan Pasar Lama menjadi pusat kuliner yang menggabungkan cita rasa China, India, Arab, dan Nusantara. Jambi harus menjadi kota yang menarik untuk dikunjungi,” tegasnya.

Dengan perbaikan konektivitas dan pengembangan pariwisata yang menarik, Maulana percaya bahwa investasi akan tumbuh, ekonomi daerah akan meningkat, dan UMKM dapat berkembang. 

“Dengan datangnya wisatawan, PAD kita akan meningkat, menjadikan Jambi sebagai kota yang nyaman dan menarik untuk ditinggali,” pungkas Maulana.

Maulana-Diza berkomitmen untuk menjadikan konektivitas dan infrastruktur yang baik sebagai salah satu prioritas dalam program kerja mereka, demi mewujudkan Kota Jambi yang maju dan sejahtera.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved