Raja Intel dari Kopassus Bikin Pusing Anggota, Kalau Sehari Ada Jam 25 Pun Akan Saya Pakai
Karena kebiasaan raja intel Kopassus yang suka membuat anak buahnya kelabakan itu, seorang perwira intelijen pernah bertanya kenapa rapatnya
Raja Intel dari Kopassus Bikin Pusing Anggota, Kalau Sehari Ada Jam 25 Pun Akan Saya Pakai
TRIBUNJAMBI.COM - Pasukan elite TNI ini sudah biasa makan asam garam misi rahasia dan pertempuran.
Sosok prajurit Kopassus ini hidup dalam empat zaman, dari Belanda, perang kemerdekaan RI, zaman Soekarno dan zaman Soeharto.
Sebelum menyandang predikat sebagai raja intel Indonesia, Benny Moerdani merupakan sosok prajurit yang terampil dalam peperangan.
Benny Moerdani ikut berperang melawan penjajah. DIa menjadi prajurit sejak Kopassus masih bernama RPKAD.
Benny bergelut dengan berbagai misi, hingga akhirnya menjadi Panglima ABRI dan Menteri Pertahanan dan Keamanan.
Dan yang pasti, Jenderal TNI ini merupakan ahli intelijen Indonesia.
Di beberapa misi Kopassus berisiko tinggi, dia merupakan sang sutradara intelijen.
Benny Moerdani menjadi satu di antara tokoh yang menonjol saat Operasi Trikora di Irian Barat.
Sosok Benny Moerdani juga dikenal sebagai prajurit yang tak kenal takut menjalankan misi-misi berbahaya.
Ketika Operasi Trikora digelar tahun 1960-an, saat itu Benny Moerdani masih berpangkat Kapten.
Ia satu-satunya perwira yang berani memimpin pasukan Resimen Komando Angkatan Darat (RPKAD) yang diterjunkan di Irian Barat.
Operasi itu adalah bagian dari pelaksanaan operasi penyusupan (Operasi Trikora).
Meski keberaniannya terkesan nekat setiap pasukan yang diterjunkan ke Irian Barat cenderung gugur karena umumnya mendarat di hutan lebat yang masih liar.
Benny bukannya tanpa bekal dan kemampuan.
| Intelijen AS: Iran Kuasai De Facto Hormuz, Miliki Senjata Lebih Ngeri dari Nuklir |
|
|---|
| Pengamat Intelijen Ungkap Pola Psyops Digital Massif yang Serang Prabowo |
|
|---|
| Laporan Intelijen AS Bongkar Langkah Senyap Iran Bangun Mesin Perang Baru |
|
|---|
| Sosok Letjen TNI Agus Widodo, Alumni Akmil 1995 yang Kini Wakil Kepala BIN |
|
|---|
| Alasan Menhan Sjafrie Pilih Jalur Senyap dalam Pembangunan Kekuatan TNI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/aksi-kopassus-atau-pkad.jpg)