Berita Viral
Viral Ormas Razia Rumah Makan Padang, Tekankan Penjual Nasi Padang Harus Orang Minang
Sejumlah anggota ormas Minang melakukan razia terhadap rumah makan Padang di Cirebon yang dikelola oleh non-Padang.
Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM- Sejumlah anggota ormas Minang melakukan razia terhadap rumah makan Padang di Cirebon yang dikelola oleh non-Padang.
Tindakan ini diambil karena mereka khawatir bahwa harga murah yang ditawarkan oleh rumah makan tersebut dapat merugikan usaha rumah makan asli Minang.
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh Robert Davis Chaniago, terlihat anggota ormas mencopot stiker “Masakan Padang” dari etalase.
“Kepemilikan rumah makan Padang oleh non-Padang harus ditertibkan! Ini adalah pelecehan terhadap rumah makan Padang,” tulis keterangan dari akun X Robert Davis Chaniago.
Dalam sebuah video berdurasi 2 menit 20 detik, tampak sekelompok anggota ormas berpakaian preman melakukan razia di sebuah rumah makan Padang.
Dua orang anggota terlihat mencabut stiker yang terpasang di etalase yang menyatakan 'Masakan Padang'.
Aksi ini dilakukan oleh ormas tersebut karena rumah makan yang disasar bukanlah milik orang yang berasal dari Padang.
Dengan alasan tersebut, mereka merasa perlu melakukan tindakan razia terhadap warung makan itu.
Baca juga: Viral Video Jalan Macet karena Mobil Batu Bara di Mestong Muaro Jambi, Warga Ngeluh: Saro Nian
Baca juga: Viral Kasus Penipuan Arisan Online di Jambi, Wanita ini Bawa Kabur Uang Peserta hingga Rp 214 Juta
Stiker yang mencantumkan 'Masakan Padang' dicopot secara paksa oleh anggota ormas, menegaskan ketegangan yang terjadi dalam situasi tersebut.
"Ini membuka nasi padang abal-abal, rumah makan Padang palsu, harganya Rp 10 Ribu," kata perekam video.
Ketua Persatuan Rumah Makan Padang Cirebon (PRMPC), Eriyanto, menyatakan bahwa kehadiran rumah makan yang menawarkan harga sangat murah, yang dikelola oleh warga dari Yogyakarta dan Tegal.
Menurut ormas tersebut hal inimemberikan dampak negatif bagi usaha rumah makan Padang yang dikelola oleh warga asli Minang.
Ia menekankan bahwa meskipun siapa pun berhak menjual masakan Padang, penting untuk menjaga keberlangsungan usaha rumah makan Minang yang telah ada sejak lama.
Sementara itu ramai warganet yang mempertanyakan aturan yang dibuat ormas tersebut.
Tak sedikit yang menilai jika perbuatan ormas tersebut sudah mencoreng nama baik orang minang.
"Gw sebagai orang minang ga suka dengan cara gini, menghadang orang jualan sama aja mematikan usaha orang, rejeki sudah aada yg ngatur, parah parahhhhh," komentar warganet.
"Sebagai org minang malu dan miris bgt baca berita ini," timpal warganet yang lain.
Dapatkan Berita Terupdate Tribunjambi.com di Google News
Viral Massa Geruduk Rumah Ahmad Sahroni, Mobil Mewah Diinjak-injak |
![]() |
---|
Ahmad Sahroni ke Singapura, Massa Gasak Isu Rumah dan Teriak "Duit Rakyat" |
![]() |
---|
Habis Rumah Ahmad Sahroni Digeruduk Massa: Brankas Dibobol, Mobil Hancur |
![]() |
---|
Terungkap Misteri Keberadaan Ahmad Sahroni saat Rumah Dijarah Massa |
![]() |
---|
Ngeri Kecelakaan Maut di Batam, Truk Rem Blong Tabrak Banyak Kendaraan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.