Kabinet Prabowo Gibran

Daftar Menteri dan Wamen Prabowo dari Demokrat - AHY Teuku Riefky Iftitah Suryanegara Ossy Dermawan

Partai Demokrat mendapat jatah 3 kursi menteri dan 1 wakil menteri di Kabinet Merah Putih. Keempatnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono, Teuku Riefky Ha

Editor: Suci Rahayu PK
KOMPAS.com/Tria Sutrisna
Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat hadir di pelantikan presiden dan wakil presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2024). 

Kabinet Merah Putih

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Demokrat mendapat jatah 3 kursi menteri dan 1 wakil menteri di Kabinet Merah Putih.

Keempatnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono, Teuku Riefky Harsya, Iftitah Suryanegara dan Ossy Dermawan.

Keempatnya dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/10/2024).

Berikut profil dan rekam jejak politikus Demokrat yang dapat kursi menteri dan wamen.

Menteri: 

1. Agus Harimurti Yudhoyono: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah. 

2. Sekretaris Jenderal Demokrat Teuku Riefky Harsya: Menteri Ekonomi Kreatif 

3. Iftitah Suryanegara: Menteri Transmigrasi. 

Wakil Menteri: 

1. Ossy Dermawan: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional

Baca juga: Daftar Menteri dan Wamen Prabowo dari PKB - Cak Imin, Abdul Kadir Karding, Faisol Riza

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 121, Kosakata Baru di Kamus

Profil 3 menteri dan 1 wamen dari Partai Demokrat:

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah

AHY menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada pemerintahan sebelumnya.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dilantik sebagai Menteri ATR oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada 21 Februari 2024.

Saat itu, AHY menggantikan Hadi Tjahjanto yang dipercaya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Memiliki latar belakang militer, bagaimana perjalanan karier politik AHY?

 AHY memutuskan pensiun dari dunia militer yang dirintisnya selama 16 tahun dan memulai karier politiknya pada September 2016. 

Saat itu, pria dengan pangkat terakhir mayor tersebut dicalonkan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Berpasangan dengan Sylviana Murni, AHY maju sebagai calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta kala itu. 

Namun, pasangan AHY-Silvi harus menelan kekalahan karena hanya memperoleh 17,06 persen pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Gagal melenggang sebagai Gubernur DKI, AHY tetap menjalani karier politiknya di internal Partai Demokrat

Dia ditunjuk menjadi Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat untuk Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. 

Tetapi, saat itu, perolehan suara Demokrat menurun dibandingkan pada Pemilu 2014, yakni dari 10,9 persen atau 12.728.913 suara ke 10.876.507 suara atau sebesar 7,77 persen. 

Kemudian, AHY terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum Partai Demokrat priode 2020-2025 menggantikan sang ayah dalam Kongres V Partai Demokrat yang digelar pada Maret 2020. 

Pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 ini tidak pernah tercatat maju sebagai calon anggota DPR RI.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 137-140

Baca juga: Timnas Arab Saudi Pecat Pelatih Roberto Mancini Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Teuku Riefky Harsya: Menteri Ekonomi Kreatif 

Pria kelahiran Jakarta, 28 Juni 1972 ini ternyata memiliki latar belakang militer. 

Dikutip dari situs resmi Partai Demokrat, Teuku Riefky pernah mengenyam pendidikan akademi militer di Amerika selama empat tahun dan lulus pada 1994.

Dia juga pernah mengikuti program pelatihan dan pengembangan kepemimpinan Reserve Officers' Training Corps (ROTC) di Amerika.

Namun, pria yang sempat ditawari masuk menjadi anggota TNI itu justru memilih menjadi pebisnis melanjutkan jejak sang ayah, Teuku Syahrul Mudadalam. 

Teuku Riefky juga pernah menjadi direksi di beberapa anak perusahaan milik Investment Group (Tbk) termuka pada era tahun 90-an. 

Di antaranya Marketing Director Uninet Media Sakti Internet Service Provider dan President Director Grandkemang Hotel Management.

Partai Demokrat ternyata juga bukan partai politik (parpol) pertama tempatnya berlabuh. Riefky sebelumnya bergabung dengan Partai Golkar. 

Hingga akhirnya, dia bergabung menjadi relawan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2000. 

Bahkan, Teuku Riefky ikut mengumpulkan KTP guna mendirikan Partai Demokrat pada 2001.

Namun, kariernya di Partai Demokrat tidak lantas berada di atas. Riefky menngawalinya dengan aktif dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Jakarta Pusat. 

Kemudian, dia secara berjenjang dari bawah menduduki berbagai jabatan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat sejak 2015 sampai 2020. 

Di antaranya, menjadi Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat dan Wakil Komandan I KOGASMA (Komando Satuan Tugas Bersama) dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono. 

Hingga akhirnya ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Sekjen Partai Demokrat 2020-2025 menggantikan Hinca Pandjaitan. 

Sementara itu, sebagai wakil rakyat, Teuku Riefky pertama kali menjadi anggota DPR setelah pengganti antar waktu (PAW) pada periode 2004-2009. 

Selanjutnya, Teuku Riefky langganan lolos ke Senayan selama tiga periode berturut-turut, yakni 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024.

Baca juga: Dinkes Sarolangun Minta Puskesmas dan Kecamatan Bertanggungjawab Percepatan Angka Stunting

Baca juga: 350 Pengendara Terjaring Selama Operasi Zebra Siginjai 2024 di Merangin

Ossy Dermawan, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional

Dikutip dari laman resmi Partai Demokrat, Ossy Dermawan adalah Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat periode 2020-2025.

Namun, diberitakan Antaranews pada 16 Januari 2021, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono lantas menunjuk Ossy Dermawan sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat.

"Perlu saya sampaikan bahwa pada Rabu (13 Januari 2021), Ketua Umum Partai Demokrat AHY telah memberi amanah kepada saya tugas baru, yakni sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat," ujar Ossy diberitakan Antaranews saat itu.

Kemudian, jabatan Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat terhitung mulai 13 Januari 2021 telah dipercayakan kepada Herzaky Mahendra Putra yang sebelumnya merupakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat.

Tetapi, jauh sebelum bergabung dengan Partai Demokrat, Ossy berkarier di TNI Angkatan Darat (AD). 

Bahkan, dia pernah ditugaskan terlibat dalam Operasi Pemulihan Keamanan Satgas Kikav 31 di Ambon dan Operasi Perdamaian PBB Kontingen Garuda XXIII A/Unifil di Lebanon. 

Peraih gelar sarjana bussines adminstration dan computer information system dari Norwich University Military School of Vermont, Amerika Serikat ini kemudian memutuskan pensiun dini dengan pangkat terakhir Mayor.

Ossy Dermawan lantas memutuskan bergabung dengan Partai Demokrat. Kemudian, menjadi staf pribadi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Dikutip dari Antaranews, pria kelahiran 9 November 1976 ini juga memegang gelar master of science dalam bidang strategic studies dari Rajaratnam School of Internasional Studies (RSIS) di Singapura. 

Ossy Dermawan juga diketahui merupakan Manajer tim voli LavAni yang dibentuk oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

 

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 350 Pengendara Terjaring Selama Operasi Zebra Siginjai 2024 di Merangin

Baca juga: Daftar Menteri dan Wamen Prabowo dari PKB - Cak Imin, Abdul Kadir Karding, Faisol Riza

Baca juga: Ratusan Pengendara Diganjar Tilang di Bungo Selama Operasi Zebra 2024, Mayoritas Sepeda Motor

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved