Kisah Prabowo Saat Jadi Danjen Kopassus Kirim Pendekar Banten ke Papua

Kisah Prabowo Subianto saat jadi Danjen Kopassus, masih menjadi pembicaraan hingga kini. Operasi itu dimulai 8 Januari 1996.

Editor: Duanto AS
Istimewa
Prabowo Subianto saat menjabat Danjen Kopassus 

Kisah Prabowo Subianto saat jadi Danjen Kopassus, masih menjadi pembicaraan hingga kini. Operasi itu dimulai 8 Januari 1996.

TRIBUNJAMBI.COM -  Sejak dilaporkannya ada penyanderaan di Mapenduma, Papua, Danjen Kopassus kala itu Brigjen TNI Prabowo Subianto menyiapkan pasukannya.

Operasi pembebasan sandera Mapenduma, merupakan satu di antara misi pasukan elite Kopassus yang mendebarkan.

Peneliti Tim Ekspedisi Lorentz 95 disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Mapenduma.

OPM itu dipimpin Kelly Kwalik.

Mapenduma merupakan sebuah distrik di Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Operasi pembebasan sandera Mapenduma terjadi disini.

TNI mengirim tim untuk misi pembebasan

Sebagian besar anggota tim berasal dari Kopassus.

Operasi ini dimulai 8 Januari 1996, sejak dilaporkannya peristiwa penyanderaan tersebut.

Tahun itu, Kopassus dipimpin Brigjen TNI Prabowo Subianto.

Prabowo langsung turun memimpin opeasi.

Operasi berakhir pada 9 Mei 1996, setelah penyerbuan Kopassus ke markas OPM di Desa Geselama, Mimika.

Dalam penyerbuan ini, 2 dari 11 sandera ditemukan tewas, Matheis Yosias Lasembu, seorang peneliti ornitologi dan Navy W. Th. Panekenan, seorang peneliti biologi.

Turunkan pendekar Banten

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved