Rabu, 13 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Olympique de Marseille

Roberto De Zerbi dan Kecintaan Pelatih Marseille pada Sepak Bola

Roberto De Zerbi berbicara tentang jalur kariernya, meyakinkan bahwa ia 'masih mencintai sepak bola'.

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
IST
Roberto De Zerbi, pelatih Marseille 

"Jika saya tidak menjadi semua itu, saya tidak akan menjadi seperti sekarang,” lanjut De Zerbi.

“Mungkin saya sudah tua, tetapi sepak bola lebih menyenangkan saat itu. Ada pemain yang menjadi ikon klub, ada persaingan di lapangan dan di tribun, tetapi di situlah semuanya berakhir.

"Sekarang ini telah menjadi pertempuran yang terus-menerus dan ada penggunaan media sosial yang biadab di mana orang-orang mengkritik dan menghakimi tanpa mengenal orang lain. Mereka melakukannya dengan kejam, dengan prasangka.

“Evolusi sepak bola juga mewakili perubahan dalam masyarakat.”

Pelatih Olympique Marseille ini kini sudah banyak bepergian, dan sudah bekerja di Shakhtar Donetsk di Ukraina saat perang meletus, lalu Brighton and Hove Albion sebelum pengalaman musim ini di Prancis.

“Saya tetap mencintai olahraga ini, meskipun saya tidak suka bahwa mereka yang bertanggung jawab membuat keputusan tanpa mengetahui apa artinya bermain atau melatih. Diego Maradona pernah mengatakan itu dan dia benar.

“Daftar pertandingan terlalu padat, saya merasa mereka yang bertanggung jawab harus berbicara dengan para tokoh utama olahraga ini sebelum menyusun jadwal.

"Pelatih dan pemain harus memiliki suara yang lebih besar, karena merekalah yang akan tampil.

“Terlepas dari semua itu, saya masih bangun setiap pagi dengan senyum di wajah saya karena saya senang dengan apa yang saya lakukan.

"Saya senang membuat tim baru dan membentuknya sesuai ide saya. Ini membantu saya untuk terus bermimpi, seperti yang saya lakukan saat masih kecil dan tidak sabar untuk pergi ke stadion.”

 

Baca juga: Prediksi Skor AC Milan vs Udinese, H2H, Berita Tim & Line Up Liga Serie A Italia

 

Kenangan-kenangan sebagai pendukung membantu De Zerbi mengenali apa yang diinginkan para penggemar dari timnya sekarang setelah ia menjadi pelatih.

“Selain hasil, jika Anda memberikan segalanya, maka Anda akan mendapatkan rasa hormat dari mereka yang mengikuti Anda.

"Saya ingat ketika saya berada di Curva Nord Stadio Rigamonti dan kami sangat bangga ketika melihat tim Brescia benar-benar berjuang.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved