Berita Viral

Miris Anak SMK Kelas XII di Bali Tak Bisa Menghitung, Hingga Tak Tahu Fungsi Copy-Paste

Viral di media sosial curhat petugas di salah satu perkantoran yang merasa heran dengan anak-anak SMK kelas XII yang tidak bisa berhitung.

Penulis: Rohmayana | Editor: Rohmayana
ist
Viral Anak SMK di Bali Tak Bisa Berhitung 

TRIBUNJAMBI.COM- Viral di media sosial curhat petugas di salah satu perkantoran yang merasa heran dengan anak-anak SMK kelas XII yang tidak bisa berhitung di salah satu sekolah di Kuta, Bali.

Postingan ini viral setelah dibagikan oleh pengguna facebook @anasbaihaqi.

Awalanya pria tersebut ingin mengjari anak-anak fungsi dari Microsoft Exel.

Namun betapa kagetnya Anas ketika ia mengetes hitung-hitungan ke anak-anak SMK Kelas XII itu.

Ternyata banyak dari mereka yang tidak bisa menghitung, bahkan salah saat ditanya hitung-hitungan dasar.

"Saya benar-benar dibuat terheran-heran oleh anak-anak kelas XII (kelas 3 SMK) jurusan Administrasi Perkantoran yang PKL di kantor.

Mau saya ajari fungsi Excel sederhana seperti SUM, AVERAGE, MIN, MAX, COUNTIF, dll. Tapi pas saya uji operasi hitungan sederhana aja mereka masih salah.

Saya tanya berapa 6 + 8, mereka jawabnya 12. Saya tanya berapa nilai rata-rata dari 6 dan 8, mereka jawab nggak tahu. Katanya mereka nggak suka pelajaran Matematika.

Lebih parah dari itu, saya suruh baca bilangan 101.500 mereka masih belepotan bacanya.

Padahal niat saya, sebelum saya ajari mereka tentang fungsi-fungsi Excel, terlebih dahulu saya ingin memastikan bahwa mereka memahami konsep dasar operasi hitungan di balik fungsi-fungsi tersebut.

Tapi ternyata sebelum saya mengajarkan fungsi Excel kepada mereka, materi yang saya ajarkan harus mundur jauh ke belakang, yaitu pelajaran Matematika SD," tulis Anas Baihaqi.

Tak hanya itu, Anak juga terkejut dengan anak-anak SMK yang tak mengetahui fungsi Copy- Paste di komputer.

Baca juga: Viral Tambang Ilegal di Bungo Jambi Diduga Pakai Bahan Peledak untuk Menghancurkan Batu di Bukit

Baca juga: Viral Warga Nabire Papua Hadang Rombongan Brimob, Tuntut Uang Permisi Rp 1 Miliar

Padahal anak-anak yang ia mentori itu semuanya memiliki smartphone yang cukup canggih.

"Kemudian saya pernah tugaskan mereka membuat presentasi Powerpoint sesuai dengan topik yang saya berikan. Setiap orang saya beri topik yang berbeda-beda. Saya suruh mereka cari bahannya di Google.

Sampai besok saya tunggu belum jadi-jadi. Ternyata cara mereka bekerja adalah dengan cara buka-buka artikel di Google, mencatat materinya di kertas kosong dengan pulpen, kemudian mereka ketik ulang catatan itu di Powerpoint.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved