Berita Jambi

Kini Sopir Tak Mampir Warung, Teka Teki Truk Batu Bara Nekat Melintas di Jalan Lingkar Kota Jambi

Pantauan Tribun selama lima hari terakhir, sejak 27, 28, 29, 30 September dan 1 Oktober 2024, truk bermuatan batu bara terlihat mengaspal sepanjang na

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Kini Sopir Tak Mampir Warung, Teka Teki Truk Batu Bara Nekat Melintas di Jalan Lingkar Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rombongan truk angkutan batu bara masih melintas di Jalan Lingkar Barat, Selatan dan Timur di sepanjang sabuk Kota Jambi. Padahal, larangan angkutan batu bara melintas di jalan nasional wilayah Provinsi Jambi belum dicabut.

Pantauan Tribun selama lima hari terakhir, sejak 27, 28, 29, 30 September dan 1 Oktober 2024, truk bermuatan batu bara terlihat mengaspal sepanjang nasional.

Truk yang melintas beragam, ada yang masih kondisi bagus, ada juga baknya sudah miring. Kendaraan itu melaju dalam kecepatan sedang, antara 40-50 kilometer per jam.

"Sudah sejak beberapa minggu terakhir lewat itu, gak tahu kenapa. Kemarin-kemarin kan tidak ada," ujar Warso, seorang pekerja di gudang wilayah Jalan Lingkar Selatan Kota Jambi kepada Tribun Jambi.

Dalam sepengetahuan Warso, truk angkutan batu bara itu melintas di atas pukul 20.00 WIB. Ada yang berlima, berenam, bertujuh, bahkan lebih dari itu. Tapi ada juga truk yang melintas tunggal, lepas dari rombongan.

Secara pasti, dia tidak mengetahui apakah larangan melintas jalan nasional untuk truk batu bara telah dicabut. Yang jelas, dia menyaksikan sendiri bahwa angkutan batu bara ada di jalan nasional.

Hal senada diungkapkan seorang pemilik warung di Jalan Lingkar Selatan Kota Jambi. Perempuan yang tidak bersedia namanya disebutkan itu buka warungnya hingga sekira pukul 23.00 WIB. Dalam beberapa minggu terakhir, dia melihat truk angkutan batu bara melintas.

"Sudah agak lama, ramai lagi September ini," tuturnya.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Jambi Gelar CAT Calon Notaris Tahun 2024 di BKN Provinsi Jambi

Baca juga: Batanghari Buka 3.619 Formasi PPPK, Kerinci Terima 600 Formasi untuk Guru, Kesehatan dan Teknis

Bedanya, kata dia, kalau dahulu para sopir truk kerap berhenti di pinggir jalan lingkar untuk makan di warung atau membeli sesuatu, kini mereka tidak berhenti.

"Dak ada tuh sekarang setop-setop, nggak tahu kenapa. Kalau dulu kan sering setop makan, tuh di depan," tuturnya seraya menunjuk warung-warung yang ada.

Tribun Jambi mencoba menelusuri sepanjang Jalan Lingkar Selatan hingga Lingkar Timur Kota Jambi.

Hasilnya, pada Senin (30/9), banyak truk angkutan batu bara yang melintas. Hitungan Tribun, dalam satu menit bisa 10 truk yang melintas, tapi terkadang barisannya putus-putus.

Di bagian depan kepala truk, pantauan Tribun, banyak yang tak dipasangi nomor lambung. Padahal Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, sebelum ada larangan melintas, telah menetapkan bahwa truk angkutan batu bara wajib menggunakan nomor dan kendaraannya terdaftar.

Selain itu, banyak truk tidak ada nomor polisinya.

Sempat Disetop Warga

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved